REDAKSI8.COM,BANDAR LAMPUNG – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Raden Intan Lampung menggelar kegiatan Penyamaan Persepsi menjelang surveillance ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu dan ISO 21001:2018 Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan.
Kegiatan ini bertujuan menyatukan pemahaman antarunit serta memastikan kesiapan seluruh pihak dalam mempertahankan standar mutu yang telah diraih universitas.
Acara berlangsung di Ruang Teater lantai 2 Gedung Academic & Research Center, Selasa (4/11/2025), diikuti oleh Ketua dan Sekretaris LPM, para Kepala Pusat, Gugus Penjaminan Mutu Fakultas (GPMF), Unit Penjaminan Mutu Prodi (UPMP), PIC ISO unit, serta PIC Manajemen Risiko dari setiap unit.
Ketua LPM UIN RIL, Dr. Bambang Irfani, Ph.D., dalam sambutannya menegaskan pentingnya komitmen bersama untuk mempertahankan sertifikasi ISO yang telah diraih.
“Audit surveillance merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan universitas untuk menegakkan budaya mutu dalam setiap aspek penyelenggaraan pendidikan tinggi Islam,” ujarnya.
Bambang menjelaskan bahwa setiap fakultas dan unit di lingkungan rektorat perlu melaksanakan audit serta tinjauan manajemen secara menyeluruh. “Masih ada beberapa unit yang belum menjalankan Audit Mutu Internal (AMI). Untuk sementara, yang sudah melaksanakan adalah fakultas dan unit yang terkait langsung dengan bidang akademik,” katanya.
Ia menambahkan, unit-unit di lingkungan rektorat yang belum melaksanakan AMI akan segera ditindaklanjuti agar dapat melakukan tinjauan manajemen masing-masing.
Kegiatan penyamaan persepsi ini juga menghadirkan pembekalan dari konsultan ahli, Ir. Muhammad Yusuf, S.T., M.M., Instruktur TMI Nusantara, yang memberikan arahan teknis mengenai langkah-langkah persiapan menuju surveillance ISO.
Dalam waktu dekat, UIN Raden Intan Lampung akan menjalani surveillance oleh British Standards Institution (BSI) pada November ini. Melalui kegiatan ini, seluruh unit diharapkan memiliki persepsi yang sama dalam menjaga dan menguatkan budaya mutu di lingkungan kampus.
Kegiatan ini bertujuan menyatukan pemahaman antarunit serta memastikan kesiapan seluruh pihak dalam mempertahankan standar mutu yang telah diraih universitas.
Acara berlangsung di Ruang Teater lantai 2 Gedung Academic & Research Center, Selasa (4/11/2025), diikuti oleh Ketua dan Sekretaris LPM, para Kepala Pusat, Gugus Penjaminan Mutu Fakultas (GPMF), Unit Penjaminan Mutu Prodi (UPMP), PIC ISO unit, serta PIC Manajemen Risiko dari setiap unit.
Ketua LPM UIN RIL, Dr. Bambang Irfani, Ph.D., dalam sambutannya menegaskan pentingnya komitmen bersama untuk mempertahankan sertifikasi ISO yang telah diraih.
“Audit surveillance merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan universitas untuk menegakkan budaya mutu dalam setiap aspek penyelenggaraan pendidikan tinggi Islam,” ujarnya.
Bambang menjelaskan bahwa setiap fakultas dan unit di lingkungan rektorat perlu melaksanakan audit serta tinjauan manajemen secara menyeluruh. “Masih ada beberapa unit yang belum menjalankan Audit Mutu Internal (AMI). Untuk sementara, yang sudah melaksanakan adalah fakultas dan unit yang terkait langsung dengan bidang akademik,” katanya.
Ia menambahkan, unit-unit di lingkungan rektorat yang belum melaksanakan AMI akan segera ditindaklanjuti agar dapat melakukan tinjauan manajemen masing-masing.
Kegiatan penyamaan persepsi ini juga menghadirkan pembekalan dari konsultan ahli, Ir. Muhammad Yusuf, S.T., M.M., Instruktur TMI Nusantara, yang memberikan arahan teknis mengenai langkah-langkah persiapan menuju surveillance ISO.
Dalam waktu dekat, UIN Raden Intan Lampung akan menjalani surveillance oleh British Standards Institution (BSI) pada November ini. Melalui kegiatan ini, seluruh unit diharapkan memiliki persepsi yang sama dalam menjaga dan menguatkan budaya mutu di lingkungan kampus.



