Jumat, 3 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Tren Gondongan, Sebulan Kota Banjarbaru Capai 179 Kasus

Irma Dahliana by Irma Dahliana
4 Desember 2024
A A
Tren Gondongan, Sebulan Kota Banjarbaru Capai 179 Kasus

Kepala Dinkes, Kota Banjarbaru, Dr. Juhai Triyanti Agustina saat diwawancara awak media, Rabu (4/12/24). Foto : Irma/Redaksi8.com

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru mencatat peningkatan kasus mumps atau gondongan, terutama di kalangan siswa Sekolah Dasar (SD) selama bulan November Tahun 2024.

Berdasarkan data Evidence Baset Surveillance (EBS) Dinkes Banjarbaru, update kumulatif suspek gondongan terus meningkat. Rinciannya, dari tanggal 2-10 November terdapat 105 kasus, lalu minggu selanjutnya sampai 17 November menjadi 153 kasus.

Selanjutnya, di tanggal 22 November kembali meningkat capai 179 kasus.

Kepala Dinkes, Kota Banjarbaru, Dr. Juhai Triyanti Agustina menjelaskan, gondongan merupakan infeksi virus menular yang disebabkan oleh virus gondongan.

LihatJuga :

PLN ULP Gambut Akan Lakukan Pengaturan Operasi Kelistrikan Hari Ini, Imbas Kendala Teknis PLTGU

DKP Kalsel Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Nelayan di Muara Kintap Sudah Sesuai Mekanisme

SPBN Muara Kintap Bantah Tuduhan Penyelewengan BBM Bersubsidi

Menjemput Berkah Lewat Gorengan Seribu Rupiah di Jantung Kota Banjarbaru

Infeksi ini biasanya menyerang kelenjar air liur yang terdiri dari parotis (kelenjar terbesar yang terletak di dekat telinga), submandibula (terletak di bawah rahang), sublingual (terletak di bawah lidah), dan kelenjar kecil Iainnya.

“Mumps dapat menyebabkan parotitis atau pembengkakan kelenjar parotis pada area di mana kelenjar air liur tersebut berada,” katanya, Selasa (3/12/24).

Pembengkakan ini katanya, bisa dialami oleh siapa saja, namun paling sering terjadi pada anak-anak.

Adapun gejala umumnya meliputi pembengkakan rahang yang nyeri, demam, kelelahan, kehilangan nafsu makan, dan sakit kepala.

Penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya self limiting disease.

“Pencegahan mumps pada anak dapat dilakukan dengan rnemberikan vaksinasi MMR (Measles, Mumps dan Rubella) yang saat ini masih berbayar. Vaksinasi MMR sendiri merupakan jenis vaksin yang dapat digunakan untuk meminimalkan risiko infeksi tiga jenis penyakit, yaitu measles (campak), mumps (gondongan), dan rubella,” jelasnya.

Selain itu, pencegahan gondongan dapat dilakukan dengan rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, tidak berbagi peralatan mandi atau makan dengan penderita.

Serta menerapkan etika batuk, seperti menutup mulut dan hidung dengan tisu ketika batuk ataupun bersin.

“Jika anak sekolah mengalami gejala gondongan maka segera melakukan isolasi mandiri di rumah serta dapat melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di rumah sampai anak tersebut sembuh,” ujarnya.

“Kemudian tetap melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat, menggunakan masker, dan menjaga imunitasnya,” sambungnya.

Demikian, pihaknya sudah menindak lanjuti Surat Edaran (SE) dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) tentang kewaspadaan terhadap peningkatan penyakit mumps atau gondongan kepada seluruh Pasyankes yang ada di Kota Banjarbaru.

“Kita sudah ada edaran juga ke seluruh Puskesmas, Dinas Pendidikan, Kemenag, Kecamatan, Kelurahan, dan Pasyankes untuk antisipasi,” sebutnya.

Menurut Dr. Juhai, gondongan rentan menyerang anak-anak dikarenakan faktor lemahnya daya tahan tubuh pada anak, serta disebabkan kondisi cuaca panas maupun perubahan suhu.

“Kalau laporan peningkatan secara signifikan tidak ada tapi ada beberapa biasanya yang kelompok seperti sekolah, pesantren, satu kena bisa temen-temennya terkena juga, karena mudah menular yang disebabkan oleh virus,” pungkasnya.

Share28Tweet17Send

Related Posts

BPBD Kalsel Siapkan Apel dan Simulasi Karhutla, Status Siaga Darurat Belum Ditetapkan

BPBD Kalsel Siapkan Apel dan Simulasi Karhutla, Status Siaga Darurat Belum Ditetapkan

by Irma Dahliana
2 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Rapat Koordinasi, Apel, dan...

Disdag Kalsel Siapkan Mitigasi, Koordinasi Lintas Instansi Tindak Lanjuti Keluhan Peternak Telur

Disdag Kalsel Siapkan Mitigasi, Koordinasi Lintas Instansi Tindak Lanjuti Keluhan Peternak Telur

by Irma Dahliana
2 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan melakukan mitigasi dan koordinasi lintas instansi sebagai tindak lanjut...

Pinsar Kalsel Usulkan Harga Acuan Telur Dibedakan per Zona, Sesuaikan Biaya Produksi Daerah

Pinsar Kalsel Usulkan Harga Acuan Telur Dibedakan per Zona, Sesuaikan Biaya Produksi Daerah

by Irma Dahliana
2 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengusulkan agar Pemerintah menetapkan harga acuan telur ayam...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In