REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Realisasi belanja daerah Kota Banjarbaru pada tahun 2025 mencapai Rp1.721 Triliun atau sebesar 91,62 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp1.879 Triliun.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar anggaran telah terserap, meskipun masih terdapat sisa belanja yang belum terealisasi secara maksimal hingga akhir tahun anggaran.


Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru, Sirajoni menyampaikan, realisasi belanja daerah secara umum berjalan dengan baik.
“Sebagian besar anggaran telah terserap sesuai perencanaan,” ujarnya saat diwawancarai beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, pelaksanaan program dan kegiatan tetap menjadi prioritas dalam penggunaan anggaran daerah.
“Belanja daerah diarahkan untuk mendukung program pembangunan dan pelayanan masyarakat,” katanya.
Namun demikian, pihaknya juga mengakui masih terdapat ruang untuk peningkatan dalam penyerapan anggaran.
“Masih ada beberapa kegiatan yang belum terealisasi optimal,” ucapnya.
Menurutnya, evaluasi terhadap perencanaan dan pelaksanaan anggaran akan terus dilakukan guna meningkatkan efektivitas ke depan.
Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan belanja daerah agar lebih efektif, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kami akan terus memperbaiki perencanaan agar penyerapan anggaran lebih maksimal,” tutupnya.



