REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026.
Sebanyak 240 petugas diterjunkan untuk mendata aktivitas usaha masyarakat, termasuk sektor ekonomi digital yang terus berkembang.


Pelaksanaan sensus ditandai dengan Apel Siaga dan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang dipimpin langsung Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby di Lapangan Basket Taman Van der Pijl, Banjarbaru, Senin (15/6/26).
Dalam arahannya, Lisa menegaskan, pentingnya partisipasi masyarakat dalam menyukseskan pendataan tersebut.
Karena dengan data yang akurat menjadi dasar untuk penyusunan kebijakan dan pembangunan daerah.
“Kami dari Pemerintah Kota Banjarbaru, melalui Lurah hingga perangkat paling bawah seperti RT dan RW, akan terus mendorong masyarakat agar terbuka dalam memberikan datanya,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh petugas sensus agar menjaga profesionalisme selama menjalankan tugas di lapangan.
“Petugas di lapangan tentunya harus bisa menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat, serta selalu berkoordinasi dengan pengurus RT dan RW setempat,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Banjarbaru, Agus Muslim mengatakan, sensus kali ini menyasar dua kategori utama, yakni tempat usaha fisik dan aktivitas ekonomi digital yang kerap tidak terlihat secara langsung.
“Ekonomi digital itu kadang-kadang secara fisik tidak kelihatan, tetapi aktivitasnya ada. Maka dari itu, kami juga melakukan pendataan secara door to door ke rumah warga untuk menggali informasi seperti aktivitas jual-beli online,” jelasnya.
Ia memastikan seluruh data yang dikumpulkan digunakan untuk kebutuhan statistik dan perencanaan pembangunan.
“Masyarakat juga diminta tidak ragu menerima petugas karena seluruh petugas resmi dilengkapi rompi dan kartu identitasi,” ucapnya.
Di waktu yang berbeda, salah satu petugas sensus yang bertugas di Kelurahan Landasan Ulin Tengah, Mona mengaku telah mempersiapkan diri sebelum memulai pendataan di lapangan.
“Persiapannya lebih ke fisik, menjaga kesehatan agar stamina di lapangan tetap terjaga dengan baik,” katanya.
Menurutnya, pemetaan wilayah dan koordinasi dengan ketua RT setempat telah dilakukan sebelum pendataan dimulai.
“Kami berharap semua warga bisa bekerja sama, memberikan data yang benar, dan menyambut hangat kedatangan kami saat bertamu ke rumah,” tutupnya.



