REDAKSI8.COM – Kota berjuluk Kota Idaman Banjarbaru hari ini telah berbela sungkawa atas kepergian Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani pada Senin dini hari ini tadi (10/8), pukul 02.30 WITA di RSUD Ulin Kota Banjarmasin.
Kepulangan beliau Kerahmatullah meninggalkan banyak luka mendalam baik masyarakat maupun sanak keluarga Nadjmi Adhani.
Masa jabatan Nadjmi Adhani sebagai Walikota Banjarbaru telah memasuki tahun ke 4 bulan 5 diumurnya yang sudah genap 50 tahun.
Adapun riwayat singkat Nadjmi Adhani dalam tulisan ini akan diturunkan Redaksi8.com. Berikut beritanya:
Nama, Drs. H. NADJMI ADHANI, M.Si. massa jabatan sebagai Walikota Banjarbaru termaktub pada periode 2016-2021. Dilahirkan di Kota Banjarmasin pada 27 September 1969, yang merupakan putra pertama Alm. H Hardansyah dan Alm. Hj. Siti Rusinah.
Istri yang ditinggalkan Nadjmi Adhani, merupakan seorang Dosen pengajar di Fakultas Perikanan dan Kelautan ULM Kota Banjarbaru, Hj. Ririen Kartika Rini. Memiliki 2 orang putri, Karina Sophia Adhani dan Nadya Soraya Adhani.
Pendidikan hingga karir yang pernah di lalui Nadjmi Adhani, diantaranya, SD sampai SMA bersekolah di Kota Banjarmasin. Kemudian sempat kuliah di Fakultas Perikanan ULM hanya beberapa waktu, kemudian berpindah ke APDN Banjarbaru Kalsel tahun 1991.
Selesai pada tahun 1996, Nadjmi Adhani melanjutkan studinya ke Pascasarjana Ilmu Ekonomi Pemerintahan di Universitas Gajah Mada pada tahun 2002.
Sebelum melanjutkan pendidikan S2, Nadjmi Adhani sudah memiliki jabatan sebagai Lurah Landasan Ulin Barat, diangkat pada tahun 1997 sampai dengan tahun 2000. Pada tahun 2000 sampai 2002 Nadjmi Adhani dipindah menjadi Lurah Banjarbaru Utara.
Nadjmi Adhani melanjutkan karirnya dengan duduk sebagai Kepala Sub Bagian Pemerintah Kekurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Sekretariat Kota Banjarbaru dari tahun 2002 ke 2004.
Pada tahun 2005 sampai 2009 Nadjmi panggilan akrabnya berpindah jabatan menjadi Kepala Sub Bagian Pengembangan Wilayah dan Keagrariaan Setdako Banjarbaru.
Dilanjutkan menjadi Kepala Bidang Asset di DPPKAD Kota Banjarbaru sejak tahin 2009 sampai 2010. Setelah itu, Nadjmi diangkat menjadi Camat Banjarbaru Selatan pada tahun 2010 sampai 2012. 2 tahun di Banjarbaru Selatan, Nadjmi kembali di posisikan sebagai Camat di Landasan Ulin dari tahun 2012 sampai 2016. Dan setelah memenangi Pilkada 2016, Nadjmi Adhani resmi ditetapkan sebagai Walikota Banjarbaru hingga sekarang.
Adapun sekelumit preatasi yang pernah ditorehkan Nadjmi Adhani selama berkiprah di pemerintahan Kota Banjarbaru menjadi Lurah Teladan Provinsi Kalimantan Selatan di tahun 1999. Pegawai Negeri Sipil Teladan Pemko Banjarbaru Tahun 2005. Penghargaan atas Kecamatan Sadar Hukum tahun 2011.
Disambung penghargaan Satya Lencana Karya Satya 10 Tahun dan 20 Tahun. Selanjutnya Sebagai Top 9 Inovator Nasional Inovasi Pelayanan Publik dari Kementerian PAN dan RB Tahun 2014. Marketer Of The Year 2017 oleh Marcplus.inc.
Sepak terjangnya tidak hanya sampai disana, pada pertengahan masa jabatannya sebagai Walikota, Nadjmi berhasil menutup area Lokalisasi di Landasan Ulin. Lantaran hal Ini, Nadjmi dan seluruh rekan yang ikut berjibaku dalam upaya penutupan lokalisasi telah mendapat penghargaan dari Menteri Sosial Republik Indonesia.
Lalu Nadjmi memperoleh penghargaan Manggala Karya Kencana, Anugrah Bintang Legiun Veteran RI (LVRI) ditambah 66 penghargaan lainnya di tingkat Nasional selama menjadi Walikota Banjarbaru sejak tahun 2016.
Tidak berlebihan, jika sosok Nadjmi Adhani memang dinilai sebagai orang baik dan penuh optimisme dalam bekerja untuk pembangunan Kota Banjarbaru. Melihat sederet prestasi dan perjalanan hidupnya dihabiskan agar masyarakat dapat hidup sejahtera dan nyaman.



