REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby resmikan Rumah Produksi Bigfast di Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Banjarbaru sebagai langkah konkret mendorong peningkatan kualitas serta daya saing pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru dalam memperkuat sektor ekonomi kerakyatan, khususnya melalui peningkatan kapasitas produksi dan standarisasi produk UMKM.


Dalam sambutannya, Lisa menyampaikan, apresiasi atas hadirnya fasilitas tersebut yang dinilai memiliki peran strategis bagi pengembangan usaha kecil dan menengah di daerah.
“Saya ucapkan selamat kepada pemilik beserta karyawan rumah produksi bigfast Banjarbaru, dan apresiasi yang tulus terhadap seluruh pihak yang telah bekerja sama membantu mewujudkan rumah produksi ini,” ucapnya, Senin (27/4/26).
Menurutnya, kehadiran rumah produksi itu bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan menjadi simbol kebangkitan ekonomi berbasis masyarakat.
“Keberadaannya bukan sekadar gedung baru, melainkan menjadi simbol kebangkitan ekonomi kerakyatan kita,” ujarnya.
Ia menegaskan, UMKM selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah, namun masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal kualitas produk dan efisiensi proses produksi.
“Kita juga menyadari tantangan yang dihadapi para pelaku usaha seringkali terletak pada standarisasi produk dan efisiensi produksi,” katanya.
Oleh karena itu, dengan hadirnya Rumah Produksi Bigfast Banjarbaru, diharapkan para pelaku usaha lokal dapat meningkatkan kualitas produk sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Hadirnya rumah produksi ini adalah angin segar yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas, agar produk lokal kita memiliki standar mutu dan daya saing,” ungkapnya.
Di sisi lain, Lisa juga mendorong para pengelola untuk terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman, terutama di era digital yang menuntut adaptasi cepat.
Demikian, peresmian rumah produksi ini diharapkan menjadi awal penguatan ekosistem UMKM di Banjarbaru, sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha untuk berkembang lebih profesional dan kompetitif.
“Karena dunia industri dan UMKM di era digital saat ini mengharuskan kita untuk terus beradaptasi, menggali ide-ide baru, dan menciptakan terobosan agar mampu bertahan dan berkembang di masa depan,” tuntasnya.



