REDAKSI8.COM – Pelaksanaan upaca pengibaran bendera pada perayaan HUT RI ke-74 pada tahun ini akan berbeda dari tahun yang telah lewat, dimana pada setiap tahunnya upaca tersebut dilaksanakan di lapangan Cahaya Bumi Selamat (CBS) pada tahun ini akan digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-alun Ratu Zalecha Martapura.
Berbagai persiapanpun dilakukan, terutama pemasangan tiang bendera yang akan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar.
Kepala Dinas PUPR M Hilman saat di konfirmasi, Kamis (27/06/2019) mengatakan, pihaknya sudah membeli tiang baru, dan saat ini tengah proses pengangkutan untuk dilakukan pemasangan, agar target waktu dapat dipenuhi. Sehingga tim paskibra juga sempat untuk melakukan latihan.
“Kalau pemasangannya, dan bagaimana kebutuhan yang diinginkan, kita mengikuti tata upacara militer yang ditetapkan oleh panpel seksi acara. Itukan terkait dengan formasi yang mereka terapkan, berapa ukuran lantai keramiknya, bagaimana standar tiang benderanya. Nah itu yang kami ikuti,” katanya.
Dikatakan Hilam, dengan membeli tiang baru jika dibandingkan dengan membongkar yang lama, pilihan membeli tiang baru mempersingkat waktu pengerjaan, sedangkan jika memindah tiang lama waktunya bakal lebih lama serta aka nada resiko.
“Dalam waktu segera kita akan tangani, kemarin kita sudah menandatangi surat ijin terkait pengangkutan tiang di dirlantas polda kalsel, karena tiang inikan Panjang pasti akan mengganggu lalu lintas. Dan nanti akan di kawal oleh polisi juga pengangkutannya,” ujarnya.
Ditambahkan Hilman, keberadaan tiang bendera itu nantinya diletakkan sesuai dengan hasil diskusi Bersama pihak panpel. Dan tidak mengganggu multi fungsi RTH itu sendiri.
“Kalau tiang itu diletakkan di tengah, fungsi RTH itu sendiri akan terganggu karena anak-anak biasanya banyak bermain disana. Jadi bagaiman RTH itu tetap multi fungsi, upacara tidak menyalahi aturan dan yang lainnyapun masih bisa dimanfaatkan kegiatan lainnya,” tutupnya



