REDAKSI8.COM, BANDAR LAMPUNG – Semangat menyambut bulan suci Ramadhan terasa kental di lingkungan Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka Racana Raden Imba Kesuma Ratu dan Putri Sinar Alam Gudep 09-029 dan 09-030 sukses menggelar Perkemahan Songsong Ramadhan (PSR) ke-35 Tingkat Nasional, yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Upacara pembukaan PSR berlangsung khidmat di Lapangan Sepak Bola UIN RIL, Selasa (10/2/2026), ditandai dengan pemukulan bedug oleh Gubernur Lampung yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, bersama Ketua Harian Gudep 09-029 dan 09-030 UIN RIL, Idrus Ruslan. Momen pembukaan ini juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi UIN RIL.


Rektor UIN Raden Intan Lampung, Wan Jamaluddin, selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan, dalam sambutan yang dibacakan Prof. Idrus Ruslan, menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan PSR hingga memasuki tahun ke-35. Menurutnya, PSR bukan sekadar agenda rutin kepramukaan, melainkan wahana strategis pembinaan karakter generasi muda menjelang Ramadhan.
Tahun ini, PSR mengusung tema “Aktualisasi Kurikulum Panca Cinta Melalui Perkemahan Songsong Ramadhan”, yang menegaskan peran Pramuka sebagai generasi berkarakter spiritual, sosial, dan kebangsaan.
“Melalui PSR ini, nilai-nilai Panca Cinta tidak hanya dipahami sebagai konsep, tetapi dihidupkan melalui pengalaman nyata dalam kehidupan berkemah,” ujar Prof. Idrus Ruslan.
Ia menjelaskan, nilai cinta kepada Tuhan diwujudkan melalui penguatan ibadah dan spiritualitas, cinta kepada sesama tercermin dalam kebersamaan dan gotong royong, cinta kepada alam melalui kepedulian lingkungan perkemahan, cinta kepada bangsa dengan menumbuhkan semangat persatuan, serta cinta kepada diri sendiri lewat pembinaan karakter, kemandirian, dan kedisiplinan.
Sementara itu, dalam sambutan Gubernur Lampung yang dibacakan Thomas Amirico, ditekankan bahwa PSR menjadi momentum penting dalam menyongsong bulan suci Ramadhan.
“Kita berada di ambang pintu bulan penuh ampunan. Melalui perkemahan ini, peserta diajak mempersiapkan diri secara lahir dan batin,” ujarnya.
Ia menilai nilai-nilai kepramukaan seperti disiplin, kerja keras, hidup sederhana, tolong-menolong, dan kesetiakawanan memiliki irisan kuat dengan nilai-nilai Ramadhan, seperti pengendalian diri, kepedulian sosial, dan peningkatan kualitas ibadah.
“Inilah harmoni antara kepramukaan, keimanan, dan kebangsaan,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, berkomitmen mendukung Gerakan Pramuka sebagai investasi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berakhlak mulia, dan berdaya saing. Ia pun berpesan agar peserta memanfaatkan PSR sebagai ruang memperluas persaudaraan, mengasah kepemimpinan, serta menjunjung tinggi Satya dan Darma Pramuka.
Ketua Pelaksana PSR ke-35, Ahmad Fadil Al Fikri, melaporkan jumlah peserta mencapai 652 orang dari tingkat nasional, terdiri atas 280 Penegak Putra, 310 Penegak Putri, 28 Pandega Putra, dan 34 Pandega Putri.
PSR ke-35 berlangsung selama lima hari, mulai 9 hingga 13 Februari 2026, dengan rangkaian kegiatan yang padat dan edukatif, meliputi giat umum, giat prestasi, giat materi, giat bakti, giat keagamaan, giat rutin, giat penunjang, hingga studi wisata. Selain dilaksanakan di Bumi Perkemahan UIN RIL, sebagian agenda juga digelar di Pulau Tanjung Putus.
Pembukaan PSR turut dihadiri unsur Forkopimda, anggota Mabigus UIN RIL, pengurus Gugus Depan, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Lampung, pengurus UKM UIN, Ketua UKM Pramuka se-Lampung, Ketua DKD, Ketua DKC, serta Forum Ketua Dewan Racana se-Indonesia. Pada momentum tersebut juga dilaksanakan pengukuhan Pramuka Garuda golongan Pandega dari Pramuka UIN Raden Intan Lampung.



