REDAKSI8.COM, KOTABARU – Upaya memperluas akses layanan dasar bagi masyarakat di wilayah terpencil kembali dilakukan PT Pelsart Tambang Kencana (PTK).
Bersama Muspika Kecamatan Sungai Durian, Pemerintah Desa Buluh Kuning, dan tenaga kesehatan, perusahaan tambang tersebut menggelar pelayanan kesehatan terpadu dan bakti sosial di Dusun Datar Tangkap dan Dusun Lingkung (RT 09), Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sungai Durian, Kamis (27/11/2025).


Untuk mencapai lokasi, rombongan harus menempuh perjalanan lebih dari 21 kilometer melintasi medan terjal Pegunungan Meratus dengan keterbatasan akses jalan dan sarana transportasi.
Kondisi tersebut selama ini menjadi kendala utama warga dalam memperoleh layanan kesehatan dan administrasi dasar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PTK yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di daerah dengan keterbatasan infrastruktur.
Program tersebut juga selaras dengan target pembangunan berkelanjutan (SDGs), terutama bidang kesehatan dan pengurangan kesenjangan sosial.
Perwakilan manajemen PT Pelsart Tambang Kencana menyatakan, kegiatan bakti sosial ini dirancang berdasarkan kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Selain pelayanan langsung, dilakukan pula pendataan sebagai dasar perencanaan program lanjutan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan kehadiran perusahaan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Data yang dikumpulkan akan menjadi acuan untuk tindak lanjut ke depan, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan,” ujar perwakilan manajemen PTK.
Pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi pengobatan gratis, penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khitanan massal, tindakan medis ringan, pemeriksaan kesehatan ibu hamil, serta pendataan status gizi balita.
Kegiatan itu dilaksanakan bersama Puskesmas Banian dan didukung penuh Pemerintah Desa Buluh Kuning.
Selain layanan medis, PTK juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako, peralatan dapur, serta alat peraga edukatif membaca dan menulis bagi anak-anak yang belum mengenyam pendidikan formal.
Proses mobilisasi tenaga kesehatan dan distribusi logistik ke lokasi kegiatan turut dibantu Komunitas Ojek Gunung yang memiliki akses ke wilayah pedalaman.
Kepala Desa Buluh Kuning, Sawaludin, mengapresiasi kegiatan tersebut karena wilayah RT 09 Datar Tangkap–Lingkung selama ini tergolong sulit dijangkau dan minim layanan dasar.
“Keterbatasan akses jalan dan komunikasi membuat warga sering terlambat mendapatkan pelayanan. Kehadiran PTK bersama tenaga kesehatan sangat membantu masyarakat kami,” katanya.
Selama pelaksanaan kegiatan, tercatat 163 warga mendapatkan layanan pengobatan, enam anak mengikuti khitanan massal, satu pasien menjalani tindakan pembedahan ringan, serta 16 balita menerima pemeriksaan gizi dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT).
Sementara itu, sebanyak 63 paket bantuan disalurkan kepada puluhan kepala keluarga, dan 37 keluarga menerima alat peraga edukatif untuk mendukung pendidikan anak di rumah.



