REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Kurang lebih 10 tahun lamanya Jalan Teluk Masjid, Landasan Ulin Selatan, Banjarbaru belum pernah ada perbaikan dari Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru.
Namun, tahun ini jalan di lingkungan tersebut diperbaiki. Diperkirakan, kondisi perbaikan sudah diangka 30 persen atau masih dalam proses pengerasan.
Kepala Bidang (Kabid), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kota Banjarbaru, Adi Maulana mengatakan, ada 4 lokasi yang tengah melaksanakan perbaikan, Jalan Teluk Masjid, Jalan Bersama, Jalan Perintis dan Jalan Gang Meranti.
“Sebenarnya tinggal mengaspal, cuman kami masih harus koordinasi dengan teman-teman Sumber Daya Air (SDA) karena ada kegiatan mereka juga ditempat yang sama,” katanya, Senin (15/7/24).
Adi menyampaikan, di Jalan Perintis dan Jalan Bersama itu berbarengan dengan proyek dari Bidang SDA untuk membuat crosingan serta drainase.
Oleh sebab itu, proses pengaspalan di 4 lokasi tersebut menjadi sedikit tertunda karena harus menunggu pengerjaan dari Bidang SDA selesai.
“Dilokasi yang lain itu kebetulan ada beriringan dengan pekerjaan dari teman-teman SDA bikin drainase dan crosingan,” ujarnya.
Meski demikian, perbaikan jalan tersebut paling lambat selesainya sampai tanggal 13 September 2024, dengan anggaran sebesar Rp2.5 miliar.
“Kontraknya, SPMK nya di 16 April 2024, jadi paling lambat selesainya 13 September, dan harusnya itu sudah serah terima pekerjaan,” ucapnya.
Menurutnya, jalan lingkungan lalu lintas hampir rata-rata semuanya rendah, sehingga nanti untuk ketebalan pengaspalan sudah sesuai dengan standardisasi.
“Kalau Jalan lingkungan kita bisa menggunakan lapisan paling atasnya itu langsung HR AC tebal 4 sentimeter, kemudian lapisan LPA tebalnya 15 cm, lalu lapisan LPB tebalnya 20 cm,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu warga Jalan Teluk Masjid, Kota Banjarbaru, Rini mengaku senang karena jalan diwilayah nya sudah diperbaiki oleh Pemerintah Kota.
Sehingga, saat musim hujan tidak lagi air tergenang dan becek, serta ketika kemarau tidak berdebu.
“Alhamdulillah senang sekali, jadi jalannya kada (tidak) rusak lagi,” tandasnya.



