REDAKSI8.COM – Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan Bagi Pencari Kerja tahun 2018 Kejuruan Menjahit di Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin Banjarbaru, dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani didampingi Kepala Bidang Penempatan Pelatihan Tenaga Kerja (PPTK) Dinas Koperasi UKM dan Naker Kota Banjarbaru Irawan S Sos, Lurah Guntung Manggis Dhiah Triwidhiningsih dan Ketua TP PKK Kelurahan Guntung Manggis.
Pelatihan menjahit yang diadakan oleh Dinas Koperasi UKM dan Naker Kota Banjarbaru ini, digelar di Aula Kelurahan Guntung Manggis, Senin (20/8/18).

Kepala Bidang Penempatan Pelatihan Tenaga Kerja (PPTK) Dinas Koperasi UKM dan Naker Kota Banjarbaru Irawan S Sos mengatakan, peserta (pencari kerja) yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 16 orang.
“Pelatihan dilaksanakan selama 15 hari kerja dari tanggal 20 Agustus sampai 6 September 2018,” ujarnya.
Ia menambahkan, maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan ketrampilan bagi pencari kerja, mendorong tumbuh dan berkembangnya jiwa berwirausaha, menciptakan lapangan kerja baru dan dapat menyerap tenaga kerja yang pada akhirnya dapat mengurangi pengangguran dan meningkatan kesejahteraan masyarakat pada umumnya.
“Dengan harapan setelah pelatihan menjahit ini para peserta dapat menjahit baju sendiri ataupun menerima pesanan dari orang lain,” pungkasnya.

Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani mengatakan, melalui pelatihan ini para peserta pelatihan mendapat keahlian dalam membuat pola dalam menjahit serta mendapatkan keterampilan praktis di bidang menjahit, sehingga memiliki bekal keterampilan menjahit, sebagai sebuah sarana penunjang penciptaan lapangan pekerjaan yang akan menjadi mata pencaharian untuk kesiapan berwirausaha secara mandiri.
“Tentunya ini juga dapat meningkatkan pendapatan di keluarga. Apalagi sekarang kita sedang gencar mengenalkan kain sasirangan bordir yang merupakan kain sasirangan khas Kota Banjarbaru, tentunya akan banyak orang yang ingin mengolah pola ataupun menjahitkan bajunya,” ungkap Hk Ririen Nadjmi Adhani.
Dari 16 orang peserta pelatihan menjahit ini, Hj Ririen Nadjmi Adhani juga mengharapkan akan ada penjahit-penjahit yang baru dan juga kreatif dalam membentuk pola.



