REDAKSI8.COM, KOTABARU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru kembali menorehkan prestasi di tingkat provinsi dengan meraih penghargaan Kinerja Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun Anggaran 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian acara Penandatanganan Komitmen Bersama Kesanggupan Penerima Dana APBN yang digelar di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan itu dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, didampingi Ketua DPRD Provinsi Kalsel, serta para kepala daerah, wakil kepala daerah, dan sekretaris daerah dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.
Dalam arahannya, Gubernur Muhidin menegaskan bahwa pada Tahun Anggaran 2026 seluruh pemerintah daerah harus menunjukkan kinerja yang lebih tinggi, terutama dalam percepatan realisasi belanja daerah dan kegiatan yang bersumber dari APBN.
“Kita harus terus berkolaborasi antara kabupaten dan provinsi dalam meningkatkan anggaran di tahun mendatang. Apalagi saat ini baik provinsi maupun kabupaten mengalami pemangkasan atau efisiensi anggaran,” tegasnya.
Secara terpisah, Bupati Kotabaru Muhammad Rusli, menyambut positif capaian tersebut.
Baginya, penghargaan itu menjadi bukti pengelolaan keuangan daerah, khususnya dana transfer pusat untuk pembangunan fisik, mampu direalisasikan dengan baik dan tepat waktu oleh jajaran perangkat daerah.
“Ini menunjukkan kinerja realisasi keuangan Pemkab Kotabaru berjalan optimal, terutama dalam pengelolaan dana pusat untuk pembangunan fisik,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kotabaru, Eka Saprudin, menambahkan bahwa penghargaan tersebut diharapkan menjadi indikator positif bagi pemerintah pusat dalam menilai kinerja daerah.
Menurutnya, capaian ini berpotensi meningkatkan kepercayaan pemerintah pusat sehingga alokasi dana transfer dari APBN ke depan dapat lebih optimal, terutama di tengah berkurangnya alokasi Transfer ke Daerah (TKD) pada 2026.
Berdasarkan data Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kotabaru, realisasi DAK Fisik tahun 2025 mencapai 99 persen.
Dana tersebut digunakan untuk mendukung sektor prioritas, yakni kesehatan dan pendidikan.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Kalsel kepada sejumlah pemerintah daerah dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) provinsi, termasuk kepada Pemkab Kotabaru yang diwakili Sekda Eka Saprudin.
Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi Pemkab Kotabaru untuk terus menjaga akuntabilitas dan memperkuat kinerja pengelolaan APBD secara transparan dan berkelanjutan.



