Jumat, 17 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Menembus Jalur Ekstrem Kahung, Ujian Fisik dan Misi Penyelamatan Hutan Tropis Meratus

Ramadhani MTD. by Ramadhani MTD.
17 Juli 2026
A A
Menembus Jalur Ekstrem Kahung, Ujian Fisik dan Misi Penyelamatan Hutan Tropis Meratus

sejumlah pendaki tengah membawa puluhan plastik sampah yang dibawa dari dalam hutan Kahung menuju Desa Belangian, Kecamatan Aranio, kabupaten Banjar. Foto: Ist.

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, KALSEL – Belantara Pegunungan Meratus di Desa Belangian, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, bersiap menguji ketahanan fisik para petualang.

Pada 15 hingga 18 Agustus 2026 mendatang, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kahung Raya akan menggelar ekspedisi Gerakan Anti Sampah (GAS) Kahung.

Bukan sekadar pendakian biasa, agenda ini menantang 200 pendaki terpilih untuk menaklukkan salah satu jalur hutan hujan tropis paling rapat di Kalimantan Selatan, sambil memikul beban sampah dari atas gunung.

Rute pendakian Kahung dikenal dengan vegetasinya yang lebat dan kanopi hutan yang tebal.

LihatJuga :

Kasat Reskrim Tapteng dan Dokter Forensik Sayangkan Pernyataan Pengacara Korban di Media Sosial, Dinilai Berpotensi Menyesatkan Publik

Bupati Banjar Lantik Empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Terapkan Sistem Merit Berbasis Talenta untuk Perkuat Reformasi Birokrasi

Harga Ikan Segar Naik Secara Nasional, Kalsel Pastikan Pasokan dan Harga Masih Terkendali

Dishub Kalsel Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Usai Jalan Sungai Lulut Amblas

Menggabungkan navigasi di medan berat ini dengan tugas membawa turun sampah membutuhkan kesiapan stamina ekstra.

Menyadari karakteristik medan yang tidak ramah bagi fisik yang lengah, Pokdarwis Kahung Raya telah mematangkan rute dan jadwal resmi secara presisi agar ekspedisi empat hari ini berjalan aman namun tetap menantang.

Perjalanan melelahkan itu akan dimulai secara bertahap.

Pada Sabtu (15/8), peserta tidak langsung dihantam jalur terjal, melainkan dikumpulkan terlebih dahulu di basecamp Desa Belangian, titik awal sebelum memasuki kawasan hutan.

“Tahap ini untuk proses registrasi, pembukaan, dan malam ramah tamah agar mental dan fisik benar-benar siap,” ungkap Ketua Pokdarwis Kahung Raya, Hendri Hidayat, kepada Radar Banjarmasin, Senin (13/7/2026).

Ujian navigasi dan ketahanan vegetasi yang sesungguhnya baru dimulai pada Minggu (16/8) pagi.

Bergerak dari desa, rombongan akan berjalan menembus lebatnya hutan tropis menuju Pos 2 (Muara Kahung) dan ditargetkan tiba pada siang hari.

Jalur kemudian terus menanjak di tengah kelembapan hutan yang tinggi hingga mencapai Pos 3 (Cemara), tempat para pendaki mendirikan tenda untuk memulihkan tenaga sebelum menghadapi tantangan utama.

Senin (17/8), tepat pada Hari Kemerdekaan, jalur Kahung akan menunjukkan karakter aslinya yang kejam melalui summit attack. Peserta harus berjuang menyusuri tanjakan curam yang menguras energi, melewati Pos 4 (Sakatalu), Pos 5 (Alimatak), hingga Pos 6 yang dijuluki rute Amazon karena lebat dan liarnya vegetasi di sana.

Targetnya, para pendaki sudah harus menapakkan kaki di Puncak Kahung pada ketinggian 1.456 meter di atas permukaan laut (mdpl) pada siang hari.

“Puncak perjuangan ini akan ditandai dengan upacara pengibaran bendera Merah Putih tepat pukul 13.00 WITA,” ujarnya.

Ujian terberat bagi lutut dan persendian justru terjadi saat perjalanan turun.

Usai upacara pada pukul 13.30 WITA, peserta langsung dipaksa bergerak turun kembali menuju Pos 3 dan diperkirakan baru tiba pukul 18.30 WITA.

Artinya, dalam satu hari, para pendaki harus bertarung melawan gravitasi dan jalur ekstrem selama lebih dari 11 jam.

Hendri Hidayat menyadari betul bahwa rute turun sambil memikul sampah ini akan menjadi fase paling kritis bagi fisik peserta.

“Melakukan pendakian di jalur Kahung yang sangat rapat saja sudah menguras tenaga, apalagi ditambah dengan kewajiban membersihkan dan memikul sampah dari jalur pendakian ke bawah. Ini adalah bentuk pengorbanan nyata,” tegasnya.

Keganasan rute ini baru benar-benar berakhir pada Selasa (18/8).

Setelah berhasil melewati jalur penurunan yang licin dan rapat, stamina peserta sedikit diringankan di tujuh kilometer terakhir menuju desa berkat fasilitas ojek gratis yang disediakan panitia.

Setibanya di basecamp, seluruh sampah yang dipikul dari sepanjang jalur pendakian akan ditimbang dan divalidasi.

Ekspedisi menembus jantung Meratus ini akan ditutup pada Selasa malam dengan pembagian doorprize dan hadiah puluhan juta rupiah bagi pengumpul sampah terbanyak.

Namun, bagi Pokdarwis Kahung Raya, penaklukan rute ekstrem ini memiliki esensi yang jauh lebih besar dari sekadar trofi.

“Pesan utamanya tetap berakar pada edukasi. Kami ingin pendakian dan kegiatan bersih-bersih jalur pendakian ini menjadi gaya hidup dan budaya baru,” ungkapnya.

Melalui beratnya jalur 1.456 mdpl ini, Hidayat berharap ada kesadaran baru yang dibawa pulang oleh para pendaki setelah merasakan sendiri betapa beratnya menjaga kelestarian hutan tropis.

“Karena Alam yang bersih adalah warisan terbaik untuk generasi masa depan, bukan mewariskan tumpukan sampah,” pungkas Hidayat.

Share26Tweet16Send

Related Posts

Dishub Kalsel Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Usai Jalan Sungai Lulut Amblas

Dishub Kalsel Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Usai Jalan Sungai Lulut Amblas

by Irma Dahliana
17 Juli 2026

REDAKSI8.COM, KALSEL - Dinas Perhubungan ( Dishub) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) langsung berkoordinasi dengan lintas instansi menyusul amblesnya ruas Jalan...

Perkuat Keterbukaan Informasi Pelayanan Publik, PLN UID Kalselteng Gandeng Media Sebarkan Informasi yang Faktual

Perkuat Keterbukaan Informasi Pelayanan Publik, PLN UID Kalselteng Gandeng Media Sebarkan Informasi yang Faktual

by Ramadhani MTD.
17 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) memperkuat komitmennya dalam menghadirkan...

Tingkatkan Kualitas Layanan, RSD Idaman Banjarbaru Resmi Gandeng RSCM Jakarta

Tingkatkan Kualitas Layanan, RSD Idaman Banjarbaru Resmi Gandeng RSCM Jakarta

by Ramadhani MTD.
17 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU — Rumah Sakit Daerah Idaman (RSDI) Kota Banjarbaru bersama Pemerintah Kota Banjarbaru resmi menjalin kerja sama strategis dengan...

Load More

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In