Senin, 27 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Mendulang Intan Sulit Ditinggalkan

Pekerjaan Turun Temurun dan Bisa Kaya Mendadak

Redaksi8.com by Redaksi8.com
25 Januari 2018
A A

Penambangan inan di Cempaka sudah terdokumentasikan oleh Belanda pada tahun 1937. Foto : Dok. redaksi8.com.

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

Kerap terjadi longsor dan menelan banyak korban jiwa di lubang pendulangan intan tradisional di Kecamatan Cempaka, sepertinya tidak membuat takut para pencari intan disana. Masyarakat disana beranggapan, aktivitas mendulang merupakan sesuatu yang dapat membuat mereka menjadi jutawan mendadak, apabila satu saja galuh—sebutan warga disana untuk intan–red berkarat cukup besar menampakkan dirinya kepada mereka.

Ulak, salah seorang pendulang wilayah PN Kelurahan Sungai Tiung Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru membeberkan, berat bagi dirinya untuk meninggalkan kebiasaan sebagai pendulang, lantaran pekerjaan yang ia lakoni adalah pekerjaan turun-temurun yang sudah dilakukan.

“Berat menghapuskan gawian sebagai pendulang. Soalnya mendulang ini ada kejutannya, ada harapan jadi sugih bekajut,” ujarnya saat ditanya wartawan koran ini soal kenapa tidak beralih kepekerjaan lain yang resiko kematiannya lebih sedikit.

Karena dilakoni turun temurun ini lah menjadi alasan bagi mereka untuk meninggalkan aktivitas tersebut, meskipun banyak kejadian longsor pendulangan yang memakan korban jiwa, namun tidak membuat mereka takut untuk terus melakukan pencarian intan, meski resiko yang sangat tinggi, yakni kematian namun terus mereka lakukan.

LihatJuga :

Menjemput Berkah Lewat Gorengan Seribu Rupiah di Jantung Kota Banjarbaru

Rektor ULM Kukuhkan 1.053 Wisudawan pada Wisuda ke-130

Ambisi Living Museum Intan Trisakti Pumpung Cempaka Cari Jalan Keluar

Banjarbaru Kian Serius Tangani Masalah Reklame

“Mencari intan ini banyak susah senangnya. Ada yang dapat sama sekali berhari-hari, tapi ada juga waktunya dapat yang besar. Ini kejutannya,” ungkapnya.

Sementara itu, beberapa waktu lalu, Sekretaris Camat Cempaka, Sabarudin dikonfirmasi soal banyaknya kejadian longsor di pertambangan tradisional yang memakan korban jiwa ini mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi soal keamanan melakukan pertambangan, namun demikian banyak yang kurang memperhatikan.

Kawasan pendulangan cukup rawan terjadi longsor

Selain itu juga, pihaknya juga mensosialisasikan dan menghimbau para pendulang agar berpindah profesi, dan tidak lagi melakukan aktivitas tersebut namun masih kesusahan karena para pendulang beranggapan bahwa resiko tersebut adalah musibah.

“Terkait hal ini, sosialisasi sudah kami sampaikan beberapa kali. Tapi hari ini mereka terima besok-besok sudah lupa lagi,” ucapnya.

sekalipun pertambangan dianggap illegal, masyarakat tetap tidak menghiraukannya. Karena alasan terkait mendulang adalah satu-satunya mata pencaharian mereka.

“Sulit mengubah pola pikir mereka yang beranggapan bahwa dengan cara mendulang mereka bisa mendaptakan hasil yang banyak. Dengan cara mendulang kan mereka bisa jadi orang kaya mendadak jika mendapat intan besar. Itu alasan mereka,” tuturnya panjang lebar.

Mendulang memberikan harapan menjadi orang kaya secara mendadak

Namun demikian, pihaknya terus berupaya melakukan pendekatan pada warga di Kecamatan Cempaka, untuk bisa merubah pekerjaan seperti halnya berkebun sebagaimana keinginan Pemerintah Kota Banjarbaru.
“Kalau memang mereka mau berkebun, kami akan fasilitasi soal bantuan dengan Pemko Banjarbaru. Kami siap jika mereka mau,”pungkasnya.(dok)

Share36Tweet23Send

Related Posts

Pasar Murah Imigrasi Bantu Tekan Harga Bahan Pokok

Pasar Murah Imigrasi Bantu Tekan Harga Bahan Pokok

by Irma Dahliana
24 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin menggelar pasar murah bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru, UPPD...

Dirjen Imigrasi Dorong Seluruh Kantor Imigrasi Hadir Lewat Inovasi untuk Masyarakat

Dirjen Imigrasi Dorong Seluruh Kantor Imigrasi Hadir Lewat Inovasi untuk Masyarakat

by Irma Dahliana
24 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARMASIN - Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Hendarsam Marantoko, mendorong seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi di...

Dirjen Imigrasi Apresiasi Pasar Murah Kanim Banjarmasin, Dinilai Wujud Program Presiden

Dirjen Imigrasi Apresiasi Pasar Murah Kanim Banjarmasin, Dinilai Wujud Program Presiden

by Irma Dahliana
24 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARMASIN - Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Hendarsam Marantoko, mengapresiasi pelaksanaan pasar murah yang digelar di halaman...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In