Selasa, 25 Agustus 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Membangun Sosiopreneur Sadar Kaya: Gagasan Aris Tama tentang Kewirausahaan Berbasis Kesadaran

Kahfi by Kahfi
10 Januari 2026
A A
Membangun Sosiopreneur Sadar Kaya: Gagasan Aris Tama tentang Kewirausahaan Berbasis Kesadaran
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

LihatJuga :

11 Perusahaan di Kalsel Terindikasi Kuat dalam Kasus Karhutla

Karhutla Masih Mengancam, Menteri LH Soroti Dampak Asap hingga Aktivitas Warga

Dampingi Menteri LH Tinjau Karhutla, Wali Kota Lisa Halaby Maksimalkan Sumur Bor dan Hidran

Belum Ada Awan Potensial, BPBD Kalsel Tunda Pelaksanaan OMC

REDAKSI8.COM, LAMPUNG – Ditengah dunia yang semakin kompetitif dan materialistik, Ketua Umum ARMADA, Aris Tama memaparkan gagasannya tentang Kewirausahaan. (9/1/2026).
Aris mengatakan

Di tengah dunia yang semakin kompetitif dan materialistik, muncul satu pertanyaan mendasar: mengapa kemajuan ekonomi tidak selalu sejalan dengan kedewasaan manusia?

“Kita menyaksikan pertumbuhan bisnis, startup, dan inovasi, namun bersamaan dengan itu juga meningkat kecemasan, kelelahan mental, serta krisis makna” ujarnya.

Fenomena ini menandakan bahwa persoalan ekonomi modern bukan hanya persoalan sistem, tetapi persoalan kesadaran manusia di baliknya.

Dalam konteks inilah menurut Aris gagasan Sosiopreneur: Liber Novus Sadar Kaya menjadi relevan. Ia menawarkan perspektif baru tentang kewirausahaan—bukan sekadar sebagai mesin pencetak laba, melainkan sebagai jalan individuasi dan kontribusi sosial yang berakar pada kesadaran.

Wirausaha konvensional berangkat dari logika pasar: peluang, efisiensi, dan keuntungan. Pendekatan ini sah dan diperlukan. Namun, ketika menjadi satu-satunya orientasi, bisnis berisiko kehilangan nurani. Di sinilah konsep sosiopreneurship hadir, memadukan tujuan ekonomi dengan dampak sosial dan keberlanjutan.

Sosiopreneur tidak hanya bertanya berapa keuntungan yang diperoleh, tetapi juga makna apa yang diciptakan dan nilai apa yang diwariskan. Bisnis menjadi medium untuk memecahkan persoalan sosial, memperkuat komunitas, dan merawat kehidupan.

Sambung Aris, Inspirasi Liber Novus karya Carl Gustav Jung memberikan kedalaman psikologis pada praktik sosiopreneurship. Dalam Buku Merah tersebut, Jung menempuh perjalanan batin yang intens—berdialog dengan ketidaksadaran demi mencapai keutuhan diri melalui proses yang ia sebut individuasi.

Pandangan Aris soal Individuasi adalah proses menjadi diri sendiri secara utuh. Menariknya, banyak persoalan dalam dunia usaha—ambisi berlebihan, ketakutan gagal, kerakusan, atau kecemasan finansial—sejatinya merupakan konflik batin yang belum terintegrasi. Ketika individu belum berdamai dengan dirinya, bisnis sering dijadikan arena kompensasi ego.

Di sinilah lahir gagasan Sadar Kaya. Kekayaan tidak lagi dipahami semata sebagai akumulasi materi, melainkan sebagai kualitas kesadaran dalam mengelola sumber daya, relasi, dan tanggung jawab.

Dalam perspektif psikologi kedalaman, uang adalah simbol. Ia memuat makna psikologis dan sosial. Cara seseorang mencari, menggunakan, dan membagikan uang mencerminkan relasinya dengan rasa aman, harga diri, dan makna hidup.

Ketua umum ARMADA tersebut mengajak memaknai
Sosiopreneur yang sadar kaya tidak terjebak pada mentalitas kelangkaan, tetapi juga tidak terperangkap dalam kerakusan. Ia memandang kekayaan sebagai aliran nilai—mengalir dari kesadaran, diwujudkan dalam karya, dan kembali kepada masyarakat.

Bagi sosiopreneur yang sadar, kerja bukan semata alat mencari nafkah, melainkan ruang pertumbuhan batin. Tantangan bisnis dibaca sebagai cermin dinamika diri: kegagalan mengajarkan kerendahan hati, keberhasilan menuntut kedewasaan, dan pertumbuhan memerlukan integritas.

Dalam kerangka ini, bisnis menjadi laku individuasi: jalan panjang untuk menyelaraskan visi pribadi dengan kebutuhan sosial. Profit tetap penting, tetapi ia berada dalam orbit nilai dan tujuan yang lebih luas.

Di tengah krisis sosial dan ekologis, dunia membutuhkan lebih banyak sosiopreneur yang tidak hanya cerdas secara strategi, tetapi juga matang secara kesadaran. Model ini tidak menafikan pasar, tetapi menempatkannya dalam kerangka kemanusiaan.

Sosiopreneur: Liber Novus Sadar Kaya mengajak kita melihat ulang kewirausahaan sebagai bagian dari evolusi kesadaran kolektif. Bahwa ekonomi yang sehat hanya mungkin lahir dari manusia yang utuh, manusia yang tidak sekadar mengejar kekayaan, tetapi memahami maknanya.

“Pada akhirnya, mungkin pertanyaan terpenting bukan lagi bagaimana membangun bisnis yang besar, melainkan bagaimana membangun manusia yang sadar di baliknya,” tutup Aris Tama
Share26Tweet16Send

Related Posts

DPC Demokrat Balangan Gelar Pesta Rakyat, Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

DPC Demokrat Balangan Gelar Pesta Rakyat, Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

by A. Sibawaihi
24 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BALANGAN — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Balangan terus bergema. Dewan Pimpinan...

Jual Sepatu untuk Relawan Karhutla, Aksi Donasi di Banjarbaru Raup Rp9 Juta

Jual Sepatu untuk Relawan Karhutla, Aksi Donasi di Banjarbaru Raup Rp9 Juta

by Irma Dahliana
23 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Tingginya intensitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Banjarbaru akhir-akhir ini mendorong aksi solidaritas untuk...

BIDADARI IVA Hadir di Sungai Batang Ilir, Upaya Desa Cegah Kanker Serviks Sejak Dini

BIDADARI IVA Hadir di Sungai Batang Ilir, Upaya Desa Cegah Kanker Serviks Sejak Dini

by Az-Zukhairy
23 Agustus 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR — Upaya meningkatkan kesadaran perempuan terhadap pentingnya deteksi dini kanker serviks terus digencarkan Pemerintah Desa Sungai Batang Ilir,...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In