Kamis, 9 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

‘Manusia Gerobak’ Perlu Penanganan Serius

Satpol PP Kota Banjarbaru Rutin Lakukan Penertiban

Tim Redaksi8.com by Tim Redaksi8.com
16 Mei 2019
A A
‘Manusia Gerobak’ Perlu Penanganan Serius

Manusia gerobak mendapatkan peringatan dari Satpol PP agar tidak mangkal lagi di tepi Jalan A Yani. Foto - Dema

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM – Pemulung atau biasa disebut dengan ‘manusia gerobak’ yang biasanya mangkal di tepi Jalan A Yani Banjarbaru, perlu mendapatkan perhatian dan penanganan serius dari dinas atau lintas sektoral terkait. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarbaru salah satunya.

Kabid PPUD melalui PPNS Seksi Opsdal Satpol PP Kota Banjarbaru Yanto Hidayat menyampaikan, permasalahan pemulung yang kerap beraktivitas (beroperasi) menggunakan gerobak dan membawa serta anak bayi/balitanya ini, dianggap mengurangi nilai estetika, keindahan atau kenyaman suatu kota.

“Kami rutin melaksanakan penertiban, mereka kami arahkan agar jangan lagi (beroperasi) di Jalan A Yani. Tapi ternyata mereka lebih nyaman di Jalan A Yani,” ujar Yanto.

Lebih lanjut Yanto menerangkan, para pemulung (manusia gerobak) itu tidak mengemis atau bukan pengemis. Hanya saja saat mereka ‘mangkal’ atau duduk-duduk di tepi Jalan A Yani, ada pengguna jalan yang merasa iba dengan mereka memberi uang dan sebagainya.

LihatJuga :

PLN ULP Gambut Akan Lakukan Pengaturan Operasi Kelistrikan Hari Ini, Imbas Kendala Teknis PLTGU

DKP Kalsel Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Nelayan di Muara Kintap Sudah Sesuai Mekanisme

SPBN Muara Kintap Bantah Tuduhan Penyelewengan BBM Bersubsidi

Menjemput Berkah Lewat Gorengan Seribu Rupiah di Jantung Kota Banjarbaru

Menurut Yanto, mereka (para manusia gerobak) sepertinya lebih nyaman berbuat seperti itu, dengan alasan tidak mempunyai keahlian dan pekerjaan.

“Langkah-langkah dari Satpol PP kami melakukan kegiatan rutin, kalau ada (menemukan) mereka kami arahkan ke dalam (tidak di Jalan A Yani lagi). Itulah yang bisa kami perbuat. Namun dalam Perda, orang-orang tersebut harus dibina, pembinaannya bisa macam-macam, diberikan teknis atau bimtek. Sebenarnya dari fisik mereka masih kuat, bekerja sebagai buruh cuci atau sebagainya masih bisa kok selain pada pekerjaan itu,” jelasnya.

Giat penertiban rutin dilakukan Satpol PP. Foto – Dema

Sementara itu, berdasarkan pengakuan dari salah seorang pemulung (manusia gerobak) saat ditemui Tim Liputan Redaksi8, Maulana (40), ia beserta istrinya hanya berprofesi sebagai pemulung dalam 2 tahun terakhir dengan penghasilan yang tidak menentu. Dulunya, Maulana sendiri berprofesi sebagai pekerja/kuli bangunan.

“Kami ini memulung, ada juga (dimintai tolong) membuangkan sampah orang (sembari menunjuk sampah-sampah dalam gerobaknya). Nanti diberi upah sama orang, seberapa (seikhlas) mereka mau memberi. Kalau kotak-kotaknya kami jual lagi. Kalau penghasilan harian ya dari menjual kotak-kotak (bekas),” ujarnya.

Terkait dengan adanya larangan dan himbauan dari Satpol PP agar mereka tidak lagi mangkal atau beroperasi di sepanjang Jalan A Yani Banjarbaru, Maulana mengaku bingung dan pasrah.

“Nyari makan aku kayapa, kada dibolehkan lagi di Jalan A Yani. Tapi terserah buhannya aja, daripada aku menjadi pencuri (Bagaimana aku mencari makan, tidak dibolehkan lagi beroperasi di Jalan A Yani. Tapi terserah mereka saja, daripada aku menjadi pencuri),” ucap ayah dari 5 orang anak ini dengan nada lirih.

Share38Tweet24Send

Related Posts

Mulai 20 Juli, Museum Lambung Mangkurat Tutup Setiap Senin untuk Perawatan Koleksi

Mulai 20 Juli, Museum Lambung Mangkurat Tutup Setiap Senin untuk Perawatan Koleksi

by Irma Dahliana
8 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Museum Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan (Kalsel) akan memberlakukan kebijakan baru dengan menutup layanan kunjungan setiap hari Senin...

Bidik Juru Parkir dan Petugas Malam Jadi Garda Depan, Dinkes Banjarbaru Perkuat Deteksi Dini Narkoba Lewat P4GN

Bidik Juru Parkir dan Petugas Malam Jadi Garda Depan, Dinkes Banjarbaru Perkuat Deteksi Dini Narkoba Lewat P4GN

by Ramadhani MTD.
8 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru kini membidik para juru parkir dan petugas jaga malam puskesmas untuk menjadi...

Ombudsman Kalsel Soroti Dampak Pemadaman Listrik Bergilir, Pendidikan dan Kesehatan Terdampak

Ombudsman Kalsel Soroti Dampak Pemadaman Listrik Bergilir, Pendidikan dan Kesehatan Terdampak

by Ramadhani MTD.
7 Juli 2026

REDAKSI8.COM, KALSEL – Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Selatan (Kalsel) menerima banyak aduan dan keluhan dari masyarakat terkait gangguan pemadaman listrik...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In