REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Ambisi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk menempatkan wakil terbaiknya di kancah nasional mulai menemui titik terang. Muhammad Osmar Zaidan Al Wafi, mahasiswa Program Studi Psikologi angkatan 2023 dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, resmi menyandang gelar Juara I Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) ULM 2026.
Kemenangan ini diraih Osmar setelah menyisihkan 21 kompetitor tangguh dari 11 fakultas dalam seleksi ketat yang memuncak pada Kamis (12/3/2026).
Keberhasilan Osmar tidak datang begitu saja, melainkan melalui saringan berlapis yang menguji ketahanan mental dan intelektual.
Perjalanan dimulai sejak 5 Maret lalu melalui tahapan psikotes, sebelum akhirnya memasuki sesi penilaian utama yang menuntut penguasaan materi secara komprehensif.
Dalam ajang ini, Osmar harus membedah gagasan kreatif terkait isu-isu strategis seperti SDGs dan Revolusi 5.0, sembari membuktikan bobot sepuluh prestasi terbaiknya di hadapan dewan juri.
Ketangkasan dalam berargumen menggunakan bahasa Inggris selama sesi presentasi tiga menit menjadi penentu akhir yang mengukuhkan posisinya di podium tertinggi.
PIC Pilmapres ULM, Bernadetta Germia Aridamayanti menjelaskan, struktur penilaian tahun ini memang dirancang sangat kompetitif dengan pembagian bobot yang presisi antara gagasan kreatif, capaian unggulan, dan kemampuan komunikasi internasional.
Menurutnya, Osmar mampu menunjukkan konsistensi di ketiga lini tersebut, sehingga layak menjadi representasi universitas.
Namun, gelar juara universitas hanyalah gerbang awal, sebab tantangan sesungguhnya telah menanti di seleksi tingkat wilayah pada awal April mendatang.
Menghadapi persaingan regional yang lebih luas, pihak universitas kini tengah menyiapkan skema pembinaan intensif bagi Osmar.
Persiapan tersebut mencakup pemantapan dokumen penilaian hingga produksi video presentasi berbahasa Inggris yang akan menjadi tiket menuju seleksi nasional.
Dukungan penuh dari pihak kampus diharapkan mampu memoles potensi Osmar agar tidak hanya sekadar berpartisipasi, tetapi mampu membawa pulang prestasi yang mengharumkan nama Banua di tingkat pusat.
Menariknya, Pilmapres tahun ini juga membawa warna baru dengan adanya kategori khusus bagi mahasiswa disabilitas yang diinisiasi oleh Kemdiktisaintek.
Merespons kebijakan tersebut, ULM melalui koordinasi dengan Pusat Pengembangan Pendidikan Inklusif dan Layanan Disabilitas tengah bersiap mengirimkan perwakilan tambahan.
Langkah ini mempertegas komitmen ULM untuk menjadi institusi yang inklusif sekaligus kompetitif dalam melahirkan generasi unggul yang mampu menginspirasi di berbagai level perlombaan.



