REDAKSI8.COM, BANJARBARU — Kodim 1006/Banjar melalui Pasandi Lettu Inf Subhan menghadiri kegiatan Parade Senja dan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih yang digelar Pemerintah Kota Banjarbaru di Lapangan Dr. Murdjani, Senin (17/11/2025) sore. Kegiatan ini menjadi agenda rutin Pemerintah Kota Banjarbaru dalam menumbuhkan disiplin, karakter kebangsaan, serta memperkuat nilai nasionalisme di kalangan masyarakat dan generasi muda.
Acara dibuka dengan parade budaya yang menampilkan ragam seni dari berbagai jenjang pendidikan. TK Negeri Idaman menjadi pembuka dengan membawakan Tarian Kreasi Nusantara yang menggambarkan keragaman budaya Indonesia. Penampilan tersebut disambut meriah oleh para tamu undangan, mengingat tariannya memadukan unsur tradisional dan modern.
Setelah itu, siswa-siswi SDN 5 Komet menunjukkan kemampuan mereka melalui pertunjukan teater, demonstrasi karate, dan tarian adat, yang tidak hanya menonjolkan aspek seni tetapi juga kedisiplinan dan nilai karakter. Suasana semakin semarak ketika SMPN 4 Banjarbaru mempersembahkan tarian kreasi serta aksi marching band yang memikat perhatian publik dengan irama musik dan koreografi teratur.

Penampilan dari para pelajar ini menjadi simbol bahwa Parade Senja tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi wadah pembinaan mental dan kreativitas generasi muda.
Memasuki inti kegiatan, dilaksanakan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih yang menjadi momen sakral setiap sore tanggal 17. Upacara kali ini dipimpin oleh Asisten III Administrasi Umum Pemerintah Kota Banjarbaru sebagai pembina upacara. Sementara itu, Kasi Kesiapsiagaan BPBD Banjarbaru bertindak sebagai pemimpin upacara.
Seluruh peserta dari ASN, non ASN, TNI-Polri, hingga pelajar mengikuti prosesi dengan penuh ketertiban. Bendera Merah Putih diturunkan secara perlahan oleh pasukan pengibar bendera dengan iringan lagu Indonesia Raya yang berkumandang khidmat di seluruh lapangan.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Pemerintah Kota Banjarbaru, Polres Banjarbaru, Kodim 1006/Banjar, BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas Perkim, camat, lurah, serta perwakilan dari seluruh SKPD. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan kuatnya sinergi dan komitmen dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan serta ketertiban di wilayah Banjarbaru.
Kodim 1006/Banjar juga berperan aktif dalam memastikan keamanan jalannya kegiatan. Melalui Lettu Inf Subhan, Kodim melakukan monitoring dan koordinasi dengan protokol Setdako Banjarbaru. Langkah ini penting untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, serta bebas dari potensi gangguan, mengingat kegiatan melibatkan peserta dalam jumlah besar.
Parade Senja yang dikemas dengan unsur budaya dan upacara kebangsaan ini diharapkan terus menjadi tradisi positif di Kota Banjarbaru. Selain menguatkan nilai patriotisme, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana melestarikan budaya daerah serta menanamkan rasa cinta tanah air bagi para pelajar sejak dini.
Pemerintah Kota Banjarbaru menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari pembinaan karakter dan pengembangan budaya lokal. Hal ini sejalan dengan komitmen untuk menciptakan masyarakat yang berkarakter kuat, cinta NKRI, serta mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman.





