REDAKSI8.COM – Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Banjar Fahrani menyerahkan uang pembinaan kepada atlet Pencak Silat yang meraih medali baik medali emas, perak maupun perunggu yang sudah mengharumkan nama Kabupaten Banjar.
Seperti yang disampaikan oleh Fahrani bahwa hari ini mengumpulkan atlet silat Kabupaten Banjar yang bertarung di kejurprov provinsi Kalimantan Selatan 2021 yang dilaksnakan pada awal Desember 2021 di Banjarbaru. Silat Kabupaten Banjar meraih 5 emas, 1 perak dan 6 perunggu.

Adapun peraih emas tanding kelas A Putra atas nama Abdul Halim, yang tanding kelas E Putra atas nama M. Aldo Febrian, tanding kelas G putra atas nama M. Zairullah Azhar, seni tunggal putra atas nama M. Azkia dan seni tunggal putri atas nama Nur Rima.
Sedangkan peraih perak seni ganda Putri atas nama Lia Rifa dan Amalia Rahmah. Peraih Perunggu tanding kelas B Putri atas nama Nur Laili, tanding kelas C putra atas nama Abdul Qodir, tanding kelas I putra atas nama Rusman, tanding kelas J putra atas nama Jumberiansyah, seni ganda putra atas nama M. Mijahan dan Hergianto serta seni regu putra atas nama M. Azkia, M. Syafiq dan M. Syukur
“Ini sebuah capaian yang luar biasa, kita hanya terpaut satu emas dengan Kabupaten Tanahlaut, sehingga prestasi ini perlu kita sport dengan bonus pembinaan bagi atlet Kabupaten Banjar,” tuturnya, Senin (20/12/2021).
Fahrani berharap, Porprov 2022 di Hulu Sungai Selatan nanti atlet kita bisa meraih emas sebanyak banyaknya, target kita emas menjadi juara umum, karena silat salah satu penyumbang kategori terbanyak di Porprov nanti karena ada 20 medali yang diperebutkan.
“Bayangkan, kalau 10 emas aja yang kita raih, berapa nilai rangking yang dapat mengangkat nilai di porprov nanti. Dengan bonus ini kita berharap prestasi kita tidak diambil oleh daerah lain,” ungkapnya
Untuk menunjang agar dapat meraih medali lebih banyak lagi pada porprov 2022 akan datang, tentu tempat sarana prasarana harus mendukung, dengan itu harus ada dukungan dari pemerintah Kabupaten Banjar.
Untuk prasarana tempat latihan silat, menurut Fahrani pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Pemuda dan Olahraga sangat mensupport kita, ada beberapa tempat latihan yang disediakan, seperti di Dinas Pemuda dan Olahraga dan tempat disamping Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
“Walaupun ada keterbatasan tetapi kita optimis untuk mendapatkan juara, karena tempat latihan itu bukan menjadi penghalang tetapi menaikan mental juara mereka,” tuturnya
Perguruan silat di Kabupaten Banjar hampir 25 perguruan dengan jumlah kader pendekarnya hampir 5000 orang dengan pelatih 50 orang yang memiliki sertifikat.



