REDAKSI8.COM – Sebagai salah satu perguruan tinggi yang menjalankan salah satu fungsinya yaitu pengabdian kepada masyarakat, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) melaksanakan kegiatan ‘Pembekalan Pengabdian Masyarakat Perkotaan’, di Aula Gawi Sabarataan Banjarbaru, Senin (23/9).
Dalam kegiatan pembekalan pendampingan ini, Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani menjadi satu dari 4 narasumber yang menyampaikan materi. Materi yang disampaikan Nadjmi Adhani tentang gambaran umum daerah Kota Banjarbaru, sekaligus membuka secara resmi kegiatan.

“Kami menyampaikan sekilas informasi tentang Banjarbaru, tentang bagaimana roda pemerintahan dan manajemen Pemerintahan Kota Banjarbaru,” ujar Nadjmi Adhani.

Selain itu, Nadjmi Adhani juga menyampaikan dan menawarkan Kota Banjarbaru sebagai salah satu lokasi penelitian bagi mahasiswa Tingkat IV IPDN. Menurutnya, pada saat mahasiswa Tingkat IV IPDN hendak membuat karya tulisnya, ada baiknya mereka menulis di salah satu kota di Indonesia sebagai lokus (lokasi khusus) penelitiannya.
“IPDN itu kadang-kadang setiap tahun ada melakukan riset penelitian, kemudian hasil penelitian di kampus itu diaplikasikan ke masyarakat dengan melakukan sosialisasi. Banjarbaru salah satu yang dipilih sebagai lokus,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Lembaga Pengabdian Masyarakat Pusat Muchlis Hamdi menyampaikan, kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan media untuk mengkombinasikam antara teori-teori yang ada dengan problematika pemerintahan dengan isu-isu kekinian, sehingga dapat memperkaya teori yang sudah ada atau menggugurkan teori yang lama.

Muchlis Hamdi berharap, kegiatan pengabdian ini dapat memberikan manfaat, khususnya bagi Pemerintah Kota Banjarbaru sebagai bentuk kemitraan bagi suksesnya program-program pemerintahan dalam pembangunan di daerah.
“Serta pembinaan kemasyarakatan dengan mencari solusi bersama dari permasalahan di masyarakat, terutama di kelurahan-kelurahan,” kata Muchlis.
Adapun narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan pembekalan pendampingan ini ialah Rektor IPDN Prof Dr Murtir Jeddawi (memaparkan topik Birokrasi Pemerintahan di Masa Depan), Prof Dr Muchlis Hamdi (Masyarakat sebagai Sumber Layanan Pemerintah), serta Dr Hj Diah Anggraeni (Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan).



