REDAKSI8.COM, TAPTENG – Kepala Kantor SAR Nias, Letkol Putu Arga Surya Wali, menyampaikan bahwa helikopter Basarnas yang membawa bantuan sembako untuk warga terdampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah terisolir gagal mendarat karena cuaca buruk.
Helikopter tersebut awalnya dijadwalkan mendistribusikan logistik ke tiga titik lokasi pengungsian, yaitu HKBP Sitahuis, Rampa, dan Alobanbair. Namun setibanya di area tujuan, kondisi cuaca mendadak berubah ekstrem dan dipenuhi awan hitam tebal, sehingga memaksa pilot memutar balik demi keselamatan penerbangan.
“Tadinya pas mau sampai, cuaca kurang bersahabat. Demi keselamatan kita balik kanan dan kembali ke Pandan,” ujar Letkol Putu Arga sesaat setelah mendarat kembali di Lapangan GOR Pandan, Kamis (4/12/2025).
Putu Arga menegaskan bahwa pendistribusian logistik akan kembali dilakukan begitu kondisi cuaca membaik.
“Rencana kita lanjutkan setelah cuaca kembali normal. Untuk berikutnya heli akan melakukan arrodding melalui Bandara FL Tobing,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, sejumlah wilayah yang menjadi tujuan tersebut masih terisolir dan sangat membutuhkan bantuan pangan serta kebutuhan darurat lainnya.



