Senin, 6 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Dorong Ekonomi Paska Pandemi ,PLN Kalselteng Catat Pertumbuhan Konsumsi Listrik 7,28 Persen di Tahun 2022

Ramadhani MTD. by Ramadhani MTD.
19 Januari 2023
A A
Dorong Ekonomi Paska Pandemi ,PLN Kalselteng Catat Pertumbuhan Konsumsi Listrik 7,28 Persen di Tahun 2022

Salah seorang petugas PLN Kalsel-Teng tengah mencek meteran listrik di salah satu rumah di Kalimantan Selatan, Kamis (19/1). Foto : Gian/HumasPLNKalse-Teng.

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM – Pasca berakhirnya masa pandemi, PT PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) berhasil membukukan konsumsi listrik tahun 2022 yang tumbuh 7,28 persen atau sebesar 4.987,15 Giga Watt Hours (GWh).

Hasil ini menjadi salah satu pencapaian kinerja yang luar biasa, mengingat pada tahun 2021 konsumsi listrik tercatat diangka 4.251,19 GWh.

Kenaikan konsumsi listrik ini menjadi sinyal positif peningkatan ekonomi paska pandemi Covid-19.

General Manager PLN UID Kalselteng, Muhammad Joharifin berkomitmen PLN akan memberikan layanan listrik terbaik untuk mendukung kegiatan masyarakat yang mendorong perekonomian, khususnya di Kalimantan.

LihatJuga :

PLN ULP Gambut Akan Lakukan Pengaturan Operasi Kelistrikan Hari Ini, Imbas Kendala Teknis PLTGU

DKP Kalsel Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Nelayan di Muara Kintap Sudah Sesuai Mekanisme

SPBN Muara Kintap Bantah Tuduhan Penyelewengan BBM Bersubsidi

Menjemput Berkah Lewat Gorengan Seribu Rupiah di Jantung Kota Banjarbaru

“Kenaikan penjualan listrik menjadi sinyal bahwa perekonomian semakin tumbuh. Aktivitas masyarakat kembali normal paska pandemi sehingga mendorong konsumsi listrik. Terutama di sektor industri dan retail, konsumsi listrik semakin meningkat,” ujar Joharifin, Kamis (19/1).

Menurut Joharifin pencapaian ini tak luput dari usaha dan kerja keras seluruh insan PLN yang siap bertransformasi menghadapi perubahan dan dinamika yang terjadi dimasyarakat.

Apalagi saat masa pandemi, semuanya serba terbatas dan akibat pembatasan sulit berinteraksi secara langsung, sehingga harus memanfaatkan semua media untuk menyentuh ke pelanggan.

Melalui program transformasi, munculah ide-ide terobosan yang akhirnya berdampak pada peningkatan kinerja perusahaan secara keseluruhan.

“Salah satu pendorong melesatnya konsumsi listrik tahun ini adalah kembali menggeliatnya sektor bisnis dan industri. Sektor industri tumbuh 24,87 persen dengan total konsumsi listrik mencapai 749,5 GWH, atau 17,6 persen dari total konsumsi listrik tahun 2022, pun dengan konsumsi listrik pelanggan bisnis yang tumbuh 7,77%,” tutur Joharifin.

Dirinya menjelaskan, sejumlah jurus jitu dilakukan PLN demi meningkatkan pemanfaatan listrik sektor industri.

Salah satunya melalui captive power acquisition yang merupakan bentuk dukungan layanan PLN dalam pemenuhan pasokan listrik untuk pelanggan industri yang masih mengoperasikan pembangkit listrik sendiri.

Melalui layanan ini, pelanggan yang memiliki captive power dapat menghentikan operasi pembangkit listriknya dan mempercayakan suplai listriknya secara penuh kepada PLN.

Dengan begitu, pelanggan dapat lebih fokus pada urusan pengembangan bisnisnya dan tidak lagi disibukkan dalam pengoperasian pembangkit listriknya sendiri.

Terbukti ada beberapa industri besar yang beralih sepenuhnya ke listrik PLN, salah satunya adalah PT Indocement Tunggal Prakarsa di Kabupaten Kotabaru dengan daya 55 Mega Volt Ampere (MVA).

“Ini adalah sinyal positif terlebih lagi dengan dibangunnya Ibukota Negara Baru, Kalimantan akan menjadi Center of Indonesia. PLN tentunya berkomitmen menyediakan pasokan listrik yang andal, terjangkau dan biaya murah, sehingga sektor industri dan bisnis di Kalimantan lebih kompetitif dan makin tumbuh berkembang. Dampak lainnya adalah peningkatan pendapatan daerah itu sendiri,“ terangnya.

Kenaikan penjualan listrik diikuti dengan peningkatan daya tersambung pelanggan.

Pada Desember 2022 mencapai 3.130,14 Mega Volt Ampere (MVA) atau tumbuh 8,48 persen dibandingkan tahun lalu.

Seperti dikutip dari website kemenperin.go.id, bahwa sektor industri memerlukan listrik yang ketersediaanya terus berlanjut (sustainable), terjangkau (equity), dan cukup (security). Hal tersebut akan mendukung industri dalam negeri untuk menyediakan produk yang berkualitas dan berdaya saing.

Perubahan gaya hidup yang serba listrik (electrifying lifestyle) juga menjadi salah satu faktor pelecut.

Electrifying Lifestyle merupakan sebuah program yang mengajak masyarakat untuk mengaplikasikan gaya hidup baru dengan menggunakan peralatan serba elektrik yang bebas emisi dan ramah lingkungan.

“Electrifying Lifestyle itu digagas untuk mendukung program pemerintah terkait pengurangan emisi gas karbon dan efek gas  rumah kaca. Gaya hidup masyarakat mulai beralih menggunakan peralatan serba elektrik seperti motor listrik, kompor induksi, air fryer, water heater, skuter, dan mobil listrik dalam kehidupan sehari-harinya,” ungkapnya.

Program lain yang dikembangkan oleh PLN saat ini adalah mendorong pertanian berbasis listrik melalui Electrifying Agriculture.

Melalui program tersebut PLN ingin meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong pertumbuhan ekonomi, dari sebelumnya menggunakan bahan bakar minyak dikonversi menjadi listri.

Hal ini bisa juga membantu petani untuk menghemat biaya operasional hingga 80 persen seperti yang telah dirasakan petani buah naga di Bati-bati dan penggilingan padi Mayang Maurai di Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa listrik sudah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat.

PLN siap memenuhi kebutuhan listrik, baik pada segmen rumah tangga, segmen Industri dan Bisnis. “Kami siap mendukung para pengusaha yang ingin berinvestasi di Kalimantan, anda fokus bisnisnya, kami urus listriknya!,” pungkas Joharifin. (ADV).

Share26Tweet16Send

Related Posts

Muhidin Minta Warga Stop Bakar Lahan, Pemprov Kalsel Siapkan Status Siaga Karhutla

Muhidin Minta Warga Stop Bakar Lahan, Pemprov Kalsel Siapkan Status Siaga Karhutla

by Irma Dahliana
6 Juli 2026

REDAKSI8.COM, KALSEL - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan...

Karhutla Banjarbaru Capai 25 Hektare, BPBD Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kemarau Panjang

Karhutla Banjarbaru Capai 25 Hektare, BPBD Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kemarau Panjang

by Irma Dahliana
6 Juli 2026

REDAKSI8.COM, KALSEL - Sejak awal musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru mencatat sekitar 25 hektare lahan yang...

Tumbuh 6,88 Persen Tertinggi di Kalsel, Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kunci Arah Kebijakan Banjarbaru

Tumbuh 6,88 Persen Tertinggi di Kalsel, Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kunci Arah Kebijakan Banjarbaru

by Ramadhani MTD.
6 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Kinerja perekonomian Kota Banjarbaru terus menunjukkan tren positif yang signifikan. Setelah berhasil tumbuh sebesar 6,49 persen sepanjang...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In