REDAKSI8.COM – Demi menanggulangi permasalahan banjir yang kerap menimpa para pembibit dan pembudidaya ikan, Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bidang Sumber Daya Air (SDA), akan melakukan normalisasi aliran air Sungai Durian, di Kelurahan Mentaos RT 1 RW 03 yang dikenal Kampung Ikan.
Normalisasi tersebut kata Kepala Bidang SDA, Dinas PUPR, Subrianto, dalam rangka peningkatan aliran Sungai Durian. Dengan membangun siring dan mempeluas aliran sungai hingga perbatasan wilayah Kabupaten Banjar.
“Anggarannya sudah kita rencanakan dari tahun 2019. Selama ini kita masih dalam proses lelang,” ungkap Subrianto, Kamis (25/6).
“Untuk kontrak diperkirakan akhir bulan Juli sudah bisa berjalan, karena pemilihan pemenang lelangnya juga pada bulan Juli ini juga,” sambungnya.



Normalisasi sungai dengan panjang kurang lebih 700 meter itu dia mengimbuhkan, menggunakan dana APBD sebesar Rp. 1,4 Miliyar.
“Mulainya itu nanti dari pembatas sungai irigasi sampai di belakang Pom Bensin Sungai Breman,” terangnya.
“Kami pun berharap pemerintah daerah Kabupaten Banjar bisa menyambut dan ikut meneruskan sambungan normalisasi ini supaya bisa di teruskan ke aliran sungai breman,” tambah Subrianto.

Sedangkan tinggi siring tukasnya, akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Lantaran, jika bangunannya terlalu rendah, ditakutkan ketika hujan lebat kembali menyambangi wilayah tersebut kolam-kolam ikan milik warga tetap kebanjiran.
“Kita juga sudah berkoordinasi dengan Kepala Bidang SDA Dinas PUPR Kabupaten Banjar, bahwa tahun ini kami akan membangun siring hingga batas sungai breman,” jelasnya.
Sementara itu warga Kelurahan Mentaos, Agus Suryono membeberkan, tiap tahun memang kerap terjadi banjir di wilayah kolam pembibitan ikan miliknya.
Walupun kini kolam milik Agus sudah aman dari dampak banjir, karena telah dibantu dengan program Asuransi Perikanan Bagi Pembudidaya Ikan Kecil (APPIK) oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, bagi Agus masih ada warga di tempatnya yang banyak terdampak Banjir, khususnya yang berdempetan dengan aliran Sungai Durian dan sekitarnya.
“Program pemerintah bagus, terima kasih kami sangat terbantu,” ucap Agus kepada Redaksi8.com, Rabu (24/6).



