REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU – Gemuruh semangat gotong royong terasa menggema di Desa Persiapan Nunggal Jaya, Kecamatan Karang Bintang dalam rangka implementasi Kegiatan Aksi Jumat Bersih, Jumat (24/10/2025).
Aksi Jumat Bersih yang digelar pada hari itu berhasil menciptakan pemandangan luar biasa, aparatur kecamatan dan Desa, Personil TNI dan Polri hingga puluhan warga tampak bahu-membahu membersihkan setiap sudut desa dengan penuh keceriaan.
Kegiatan rutin itu merupakan implementasi nyata dari Surat Edaran Bupati Tanah Bintang Nomor:B/600.4.15/2295/DLH-PSLB3.1.Bup/IV/2025.
Aksi Jumat Bersih tidak hanya sekadar agenda rutin, tetapi sebuah gerakan terstruktur untuk mewujudkan penataan kota dan pembangunan desa berkelanjutan yang memperhatikan tata ruang, lingkungan, serta kebersihan wilayah.
Camat Karang Bintang, Syafrudin, tampak memimpin langsung jalannya aksi. Dengan sabit di tangan, ia tak segan membersihkan semak belukar di pinggir jalan.
“Aksi Jumat Bersih adalah komitmen kita bersama untuk mengubah lingkungan menjadi lebih asri dan sehat. Mari kita jadikan ini sebagai tradisi, bukan paksaan,” seru Syafrudin.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini adalah investasi untuk masa depan.

“Setiap sapuan, setiap pungutan sampah, adalah cikal bakal warisan lingkungan hijau untuk anak cucu kita. Ini lebih dari sekadar bersih-bersih, ini adalah gerakan membangun peradaban,” tambahnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Desa Persiapan Nunggal Jaya, Zaki Yamani, juga aktif turun ke lapangan. Ia membaur dengan warga, memunguti sampah plastik, dan mengkoordinir pengangkutan sampah.
“Kita fokuskan tenaga pada dua titik vital yakni sekitar Kantor Desa dan Musholla. Titik-titik ini adalah pusat aktivitas warga, dan kebersihannya mencerminkan martabat kita bersama,” ungkap Zaki.
Tak berhenti pada aksi bersih-bersih, Zaki juga membawa visi pembangunan yang lebih maju untuk wilayah Desa tersebut.
“Komitmen kami tidak berhenti sampai di sini. Dalam waktu dekat, kami berencana akan membangun sebuah pendopo di samping kantor desa. Fasilitas umum ini akan menjadi ruang terbuka bagi seluruh masyarakat untuk berkumpul, berdiskusi, dan menggelar berbagai kegiatan positif,” paparnya.
Dampak dari aksi ini pun langsung terlihat nyata. Jalan-jalan utama yang sebelumnya dipenuhi dedaunan kering menjadi bersih dan rapi. Lingkungan sekitar musholla yang sempat dipenuhi sampah dedaunan kini tampak bersih dan siap digunakan untuk beribadah dengan khusyuk.
Kegiatan ini juga berhasil memperkuat sinergi segitiga emas antara Pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat. Kolaborasi yang terbentuk bukan lagi atas dasar perintah, tetapi atas dasar kesadaran dan tanggung jawab bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih layak huni.




