REDAKSI8.COM, KABUPATEN BANJAR — Fenomena asap pekat yang menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Banjar memicu perhatian serius dari pemerintah daerah.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar telah mewanti-wanti masyarakat tidak memandang sebelah mata atas bahaya polusi udara tersebut, khususnya bagi kelompok yang rentan terpapar gangguan pernapasan.


Kepala Dinkes Kabupaten Banjar, Dr. H. Noripansyah meminta warga meminimalkan kegiatan di luar rumah saat kabut asap menebal.
Ia menekankan proteksi diri melalui penggunaan masker dan pembatasan aktivitas luar ruang sangat vital untuk menjaga kebugaran di tengah penurunan kualitas udara.
“Kurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi asap sedang pekat. Bahaya tengah mengintai,” imbau Noripansyah.

Bagi warga yang terpaksa harus bepergian, ia menyarankan pemakaian masker dilakukan secara benar serta mencukupi konsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi.
Perhatian ekstra turut diarahkan kepada kelompok berisiko tinggi seperti anak-anak, lansia, wanita hamil, serta penderita riwayat penyakit pernapasan.
Dinkes Banjar mendesak kelompok tersebut untuk ekstra waspada dan tidak menunda pencarian bantuan medis apabila keadaannya memburuk.
Sebagai bentuk respons cepat atas arahan Bupati Banjar, jajaran Dinkes bergerak menyiagakan seluruh fasilitas kesehatan.
Puskesmas se-Kabupaten Banjar kini disiagakan penuh untuk mengawal kondisi warga sekaligus menjamin penanganan medis bagi masyarakat yang terdampak paparan asap.
Upaya itu diimbangi dengan edukasi intensif dan koordinasi lintas sektor guna memantau perkembangan situasi di lapangan.
Warga diminta segera mendatangi puskesmas atau fasilitas medis terdekat apabila merasakan indikasi gangguan kesehatan seperti batuk parah, sesak napas, atau nyeri dada.
Noripansyah menegaskan pentingnya kewaspadaan bersama tanpa timbulnya rasa panik berlebihan.
“Mari kita tetap tenang, waspada, dan bersama-sama menjaga kesehatan di tengah kondisi asap pekat ini,” pesannya.
Meskipun ancamannya kerap tak kasat mata, memburuknya kualitas udara akibat asap menuntut disiplin tinggi dari masyarakat dalam menjaga diri dan menerapkan pola hidup sehat demi meminimalkan risiko kesehatan.



