Jumat, 3 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Berkat Asuransi, Agus Tidak Takut Lagi Kebanjiran

Ramadhani MTD. by Ramadhani MTD.
24 Juni 2020
A A
Berkat Asuransi, Agus Tidak Takut Lagi Kebanjiran
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM – Sebagai satu-satunya wilayah perairan dan kerap terkena tumpah ruahan air hujan yang datang dari seluruh tempat di Kota Banjarbaru, RT 1 RW 03 Kelurahan Mentaos yang saat ini menjadi lokasi pembibitan dan budidaya ikan air tawar tetap beroprasi, bahkan berkembang menjadi sebuah pemukiman maju yang di kenal kampung ikan.

Berkat perhatian dan kontrol intensif oleh Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani, melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru, para petani ikan di kampung ikan sudah tidak merasakan kegetiran lagi jika wilayah kolam pembibitannya diguyur hujan hingga berdampak banjir.

Melalui program Asuransi Perikanan Bagi Pembudidaya Ikan Kecil (APPIK) yang diberikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), kini sejumlah petani ikan dapat mengklaim asuransi jika usaha budidayanya terdampak banjir.

Hal ini diakui oleh salah seorang petani ikan setempat, Agus Suryono, Katanya, sebelumnya tidak pernah ada klaim asuransi sejak tahun 2000.

LihatJuga :

Apel Siaga Karhutla 2026 Digelar, Pemkab Banjar Targetkan Penurunan Kebakaran Lahan Hingga 50 Persen

Reses DPRD Kabupaten Banjar di Desa Gunung Batu, Warga Prioritaskan Jalan, Air Bersih, dan Penerangan Jalan

Sosper DPRD Kalsel di Desa Gunung Batu Jadi Ajang Serap Aspirasi, Warga Usulkan Jalan, PJU Hingga Air Bersih

BPBD Kalsel Siapkan Apel dan Simulasi Karhutla, Status Siaga Darurat Belum Ditetapkan

Ia dan petani lainnya turut senang ketika program itu bisa dilaksanakan bahkan dicairkan sebagai ganti kerugian yang dialami hampir setiap petani ikan di tempatnya.

“Alhamdulillah tahun ini dapat 30 juta dari pemerintah, langsung saya bikinkan siring tanggul supaya jika banjir lagi bibit-bibit saya tidak hilang. Bagi saya asuransi ini sangat membantu. Terima kasih Dinas Perikanan,” Agus mengimbuhkan, Rabu (24/6).

“Memang tidak semuanya terdampak, hanya di daerah-daerah bawah seperti saya. Soalnya ada juga yang posisi kolam budidayanya lebih tinggi. Nah posisi kolam milik saya kebetulan letaknya pas disamping aliran sungai, kalau banjir langsung kena. Tapi sekarang sudah tidak apa – apa, karena sudah ditinggikan sampai satu setengah meter,” sambungnya menerangkan.

Agus Suryono, Petani Ikan di Kelurahan Mentaos Kampung Ikan. Foto : R a m a.

Secara pengurusan, bagi Agus Suryono sangatlah mudah, tidak terlalu banyak birokrasi. Cukup hanya menyertakan bukti bahwa lahan budidayanya terdampak banjir.

Setelah itu, bukti dikirim ke Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui penyuluh perikanan yang bertugas di tempatnya. Kurang lebih satu bulan klaim bisa dicairkan.

Ia pun menambahkan, besaran angka klaim asuransi yang diperolehnya berdasarkan luasan kolam yang dimiliki. Dimana, Agus Suryono sudah memiliki 2 hektar lahan budidaya.

“Kemarin puncaknya pada awal tahun 2020. Kan hujan lebat sekali saat itu. Bibit saya hilang kebawa air sungai. Kurang lebih 8 juta rupiah kerugian saya ketika itu,” terang Agus.

Kolam pembibitan ikan air tawar milik Agus Suryono di Kelurahan Mentaos Kampung Ikan yang sudah ditinggikan menggunakan dana klaim asuransi. Foto : R a m a.

Walaupun demikian, lebih jauh kepada Redaksi8.com, sekarang masalah yang dihadapi pihaknya bukan lagi soal banjir, namun pemasaran yang sedikit mengalami penurunan. Hal ini disambungnya, karena pengaruh dari dampak pandemi covid-19.

“Disini saya bibitin Ikan Mas, Nila dan ikan air tawar lainnya. Biasa dikirim ke Kasongan, Kalimantan Tengah dan di daerah lokal sendiri seperti Karang Intan dan Riam Kanan, Kabupaten Banjar,” ujarnya.

“Kalau lokalan kita kirim sekitar 50 ribu bibit saja. Sedangkan untuk ke luar provinsi bisa sampai 100 ribu bibit sekali kirim,” lanjut Agus.

Hal senada juga diutarakan oleh Lurah Mentaos, Ahmad Rifa’i, Ia berujar, sejak pertama menduduki posisi sebagai Lurah di Mentaos, keluh kesah warga di kampung ikan soal kegagalan pembibitan memang seperti belum ada solusinya. Apalagi disaat hujan turun, kegelisahan warga setempat terus muncul.

Lurah Mentaos, Ahmad Rifa’i. Foto : H a n s

Lantas, segeranya pihaknya mengonsultasikan persoalan itu kepada pihak DKP3 melalui penyuluh yang bertugas. Singkat cerita, pihaknya dibantu untuk bisa memfasilitasi warga kampung ikan berupa klaim asuransi bagi yang terdampak banjir.

“Alhamdulillah jika banjir datang mereka sudah tidak panik lagi dan bisa tetap fokus menjalankan usaha,” ungkap pria yang akrab disapa Rifa’i.

Diketahui, warga Kelurahan Mentaos RT 1 RW 03 terdiri 84 Kepala Keluarga. Hampir seluruhnya menggantungkan hidup pada usaha pembibitan dan budidaya kolam ikan air tawar.

Share29Tweet18Send

Related Posts

Disdag Kalsel Siapkan Mitigasi, Koordinasi Lintas Instansi Tindak Lanjuti Keluhan Peternak Telur

Disdag Kalsel Siapkan Mitigasi, Koordinasi Lintas Instansi Tindak Lanjuti Keluhan Peternak Telur

by Irma Dahliana
2 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan melakukan mitigasi dan koordinasi lintas instansi sebagai tindak lanjut...

Pinsar Kalsel Usulkan Harga Acuan Telur Dibedakan per Zona, Sesuaikan Biaya Produksi Daerah

Pinsar Kalsel Usulkan Harga Acuan Telur Dibedakan per Zona, Sesuaikan Biaya Produksi Daerah

by Irma Dahliana
2 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengusulkan agar Pemerintah menetapkan harga acuan telur ayam...

Pekan Cinta Museum 2026 Digelar, Museum Lambung Mangkurat Ajak Masyarakat Lestarikan Sejarah Banua

Pekan Cinta Museum 2026 Digelar, Museum Lambung Mangkurat Ajak Masyarakat Lestarikan Sejarah Banua

by Irma Dahliana
2 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Lambung Mangkurat kembali menggelar Pekan Cinta Museum 2026 yang berlangsung mulai...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In