REDAKSI8.COM, Kabupaten Banjar – Akibat El Nino yang terjadi saat ini berdampak kepada cuaca panas dan juga jarangnya hujan turun yang mengakibatkan kekeringan dan juga terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di beberapa wilayah di Kabupaten Banjar.
Akibat cuaca panas dan jarangnya hujan turun bahkan ada beberapa wilayah di Kabupaten Banjar, bahkan hampir dalam 2 bulan terakhir tidak turun hujan. Selain kekeringan juga membuat tanaman mengalami kekeringan bahkan ada yang mati.

Seperti tanaman yang berada di median jalan jalan Menteri Empat Kelurahan Keraton Martapura Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan atau tepatnya di belakang pertokoan pasar Sekumpul Martapura.
Seperti yang disampaikan salah satu warga Martapura yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa kondisi tanaman kembang yang berada di media jalan sebagian ada yang mati karena kekeringan.
“Padahal setiap pagi saya melihat tanaman tersebut disiram, tetapi penyiraman hanya dilakukan pada pagi hari dan kondisi cuaca yang sangat panas tentunya cepat kering,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa selain cuaca panas, juga kondisi tanah yang menjadi media untuk tanaman tersebut tidak benar benar dari tanah, tetapi tanah pasir yang cepat kering dan mengakibatkan tanaman tersebut mati.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banjar Akhmad Rizani Anshari menuturkan bahwa tentunya tanaman untuk mempercantik kota harus diperhatikan, apalagi kondisi cuaca yang ekstrim seperti ini sehingga membuat tanaman menjadi kering dan membuat tanaman menjadi mati.
“Kepada dinas terkait untuk memperhatikan kondisi tanaman yang merupakan sebagai mempercantik keindahan sebuah kota, tanpa tanaman kota terlihat gersang,” ungkapnya, Selasa (5/9/2023).
Ia menjelaskan, tidak hanya tanaman yang berada di median di jalan Menteri Empat saja, tetapi juga ada beberapa median di jalan A Yani juga mengalami hal serupa yakni tanaman berupa kembang dan juga rumput pada kering seperti tidak disiram air.
“Kita melihat, sangat jauh dengan kota yang berada di sebelah kita, kondisi tanaman penghijau untuk mempercantik kota terlihat bagus dan tidak seperti tanaman di tempat kita,” ucapnya.
Rizani Anshari juga mewanti wanti kepada yang membidangi bidang terkait pertamanan agar memperhatikan betul betul dengan kondisi saat ini. Kalau merasa tidak mampu maka lebih baik mencari jabatan yang mampu untuk diemban. Lebih baik merawat dari pada kembali melakukan penanaman ulang dengan kembali mengeluarkan biaya yang cukup besar dari pada menyiram.



