REDAKSI8.COM, INTERNASIONAL – Juara Eropa Spanyol akan berhadapan dengan Juara Bertahan dunia Argentina yang juga merupakan Juara Copa Amerika di FIFA World Cup 2026 Final.
Pertandingan itu akan dihelat di New Jersey World Cup Stadium, Amerika Serikat Minggu (19/7/2026) waktu setempat atau Senin (20/7/2026) 03:00 WITA.

La Furia Roja yang merajai Eropa setelah mengalahkan Inggris (2-1) pada pertandingan final gelaran Turnamen Euro 2024 yang diselenggarakan di Olympiastadion, Berlin, Jerman (15/7/2024), berambisi mengawinkan Mahkota Eropa mereka dengan Mahkota Piala Dunia.
Pelatih Spanyol Luis De La Fuerte menganggap laga final kali ini adalah laga impian.
“Ini adalah duel antara juara bertahan Eropa (Spanyol) melawan juara bertahan dunia (Argentina)” ujarnya.
Namun kabar kurang baik menerpa para pendukung El Matador, Wonderkid mereka Lamine Yamal dan pahlawan semifinal Pedro Porro diisukan sedang dalam kondisi kurang fit menjelang laga final.
Hal ini dipicu keduanya tidak bergabung dalam latihan bersama rekan-rekan setimnya.
Dikabarkan keduanya menjalani program latihan terpisah setelah mengalami kelelahan dan sedikit masalah fisik usai membawa Spanyol menang atas Prancis di semifinal.
Menanggapi isu tersebut pelatih Spanyol menerangkan, timnya dalam kondisi baik dan akan siap pada waktunya untuk meraih gelar juara dunia ke dua bagi Spanyol.
“Pedro mengalami kelelahan otot dan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut sebelum partai final” Jawab Fuerte saat dikonfirmasi.
“Sejauh yang saya tahu, Lamine tidak mengalami masalah serius. Saya baru saja berbicara dengan staf medis, dan semuanya tampak positif,” Tambahnya terkait Lamine Yamal.
Sementara di kubu Sang Juara bertahan, tidak ada pemain yang dikabarkan mengalami gangguan cedera maupun absen karena akumulasi kartu.
Sejumlah pemain bintang siap diturunkan untuk mengisi line-up Juara Copa Amerika tersebut di laga final Piala Dunia menghadapi Spanyol.
Ditanya mengenai peluang Argentina menjelang final melawan sang Juara Eropa, Pelatih Argentina Scaloni mengungkapkan, para pemainnya tidak mempunyai masalah dan antusias.
“Jika kita memenangkan kejuaraan, kita harus terus maju, dan jika tidak, kita juga tetap harus terus maju. Kisah ini tidak pernah berakhir, dan yang penting adalah pergi dengan mengetahui bahwa kita telah memberikan yang terbaik,” tutur Scaloni.
“Para pemain ini tidak merasakan beban tanggung jawab. Dalam sepak bola, seperti dalam kehidupan, Anda harus memberikan segalanya sampai akhir. Seragam ini menuntutnya. Berikan segalanya sampai peluit akhir, jangan menahan apa pun,” sambungnya.
Meski baginya, tim Spanyol merupakan tim hebat dan pantas menang di semifinal.
Pun mereka telah menganalisis permainan tim Spanyol sejak bulan Maret lalu.
“Kami siap menghadapi mereka dan, yang terpenting, ini akan menjadi pertandingan yang dapat dinikmati para penggemar,” kata eks bek Lazio tersebut.
Diketahui, kedua finalis merupakan pemilik Ranking teratas FIFA, Argentina Ranking 1 dan Spanyol Ranking 2 FIFA.
Lalu pertarungan Juara 2 Benua. Argentina menyandang gelar Juara Dunia (2022) sekaligus Juara Amerika (2024), sedangkan Spanyol merupakan Juara Eropa (2024).
Selanjutnya final Piala Dunia 2026 merupakan panggung tertinggi terakhir sang GOAT Lionel Messi (generasi lama/Era Messi-Ronaldo), dan Panggung Dunia Pertama Lamine Yamal (Generasi para bintang baru).
Sang Bayi (Lamine Yamal/Spanyol) dimandikan Sang Bintang (Lionel Messi/Argentina), dalam sebuah sesi pemotretan amal yang diselenggarakan Yayasan Barcelona bersama harian Diario Sport sebagai bagian dari proyek UNICEF.



