Jumat, 3 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Bangunan Kantor Bupati Tapteng Janggal: Rp84 Miliar Habis, Gedung Belum Layak

Tim Redaksi8.com by Tim Redaksi8.com
4 November 2025
A A
Bangunan Kantor Bupati Tapteng Janggal: Rp84 Miliar Habis, Gedung Belum Layak

Bangunan Kantor Bupati Tapteng Janggal: Rp84 Miliar Habis, Gedung Belum Layak

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

LihatJuga :

Tapteng di Bawah Awan Gelap: Pemerintah, TNI, Polri Kompak Hadapi Potensi Bencana

Korban Pengeroyokan di Depan Rumah Eks Bupati Tapteng Laporkan Tiga Nama ke Polisi

DPMPPTSP Tapteng Akan Tindak ISP Tanpa Izin, Segera Panggil Penyedia Layanan Internet

Masuk Kerja Perdana Usai Lebaran, Bupati Tapteng Tegaskan: “ASN Harus Profesional, Disiplin dan Bebas dari Praktik Jual Beli Jabatan”

REDAKSI8.COM, TAPTENG – Drama pembangunan gedung megah Kantor Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) kembali mencuat. Sejumlah anggota DPRD Tapteng melakukan peninjauan langsung ke lokasi bangunan yang sejak beberapa waktu terakhir menjadi sorotan publik. Dari hasil tinjauan itu, fakta lapangan menohok.

Bangunan yang menelan anggaran puluhan miliar rupiah itu belum juga rampung, bahkan tampak timpang antara lantai satu hingga lima.

Pantauan wartawan di lokasi memperlihatkan kondisi ironis. Dari lantai satu hingga empat, bangunan nyaris belum mencapai 40 persen pengerjaan. Tidak ada keramik, plafon, jaringan listrik, hingga pendingin ruangan. Sementara di lantai lima, justru tampak rapi dan hampir rampung—lengkap dengan keramik, lampu, dan AC.

Pemandangan janggal ini pun menimbulkan pertanyaan publik: mengapa lantai atas lebih siap ketimbang bawahnya?

Beberapa anggota dewan yang hadir menilai perlu dilakukan audit investigasi agar tidak muncul opini liar di masyarakat. Ketua Fraksi PDI Perjuangan Plus PKB, Famoni, menegaskan bahwa DPRD tidak sedang mencari kesalahan, melainkan mencari kejelasan hukum dan tanggung jawab pembangunan.

“Kita akui bupati terdahulu punya semangat luar biasa membangun Tapteng, itu patut diapresiasi. Tapi dalam semangat itu ada koridor hukum yang harus dipatuhi,” kata Famoni, Selasa (4/11/25).

Ia menekankan, Bupati saat ini tidak menolak kelanjutan proyek tersebut, namun harus mematuhi aturan pemerintah tentang batas waktu pembangunan tahun jamak (multiyears).

“Tidak ada faktor kebencian. Kita semua punya semangat membangun, tapi jangan sampai semangat itu justru menyeret kita ke persoalan hukum,” ujarnya tajam.

Sekretaris Fraksi PDIP Plus, Joko Pranata Situmeang, menambahkan bahwa pihaknya telah resmi mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk menelusuri proyek ini secara terbuka.

Menurutnya, hingga kini belum ada kejelasan dasar hukum yang mengatur batas waktu pembangunan tersebut, termasuk rencana anggaran total dan jangka waktu penyelesaiannya.

“Kami dapat informasi nilai proyek ini mencapai Rp130 miliar. Dana yang sudah dihabiskan Rp84 miliar. Jadi masih ada puluhan miliar yang belum jelas ke mana arahnya,” ujar Joko.

“Pansus ini harus menjawab kepastian itu, agar masyarakat tidak menuduh tanpa dasar.”
Wakil Ketua DPRD Tapteng dari Fraksi Golkar, Joneri Sihite, juga menyatakan dukungan serupa.

“Kami setuju dibentuk Pansus sebelum pembangunan dilanjutkan. Dari hasil tinjauan, desainnya memang bagus, tapi kualitasnya belum bisa dipastikan. Kalau tidak memenuhi standar, jangan dipaksa. Kalau nanti roboh, rakyat yang jadi korban,” katanya.

Sementara itu, dari Fraksi Demokrat PAN (DePAN), Wansono Hutagalung, menyebut peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut aspirasi masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa di DPRD beberapa waktu lalu.

“Kami perdana ke lokasi dan melihat langsung kondisi yang masih gantung. Kami berharap percepatan pembangunan bisa terjadi, tapi dengan tata kelola yang benar,” ujarnya.

Anggota DPRD dari PKB, Abdul Rahman Sibuea, menambahkan bahwa pembentukan Pansus menjadi langkah realistis untuk menegakkan transparansi dan akuntabilitas publik.

“Kita sama-sama sudah lihat kondisi di lapangan. Soal administrasinya nanti kita dalami di DPRD. Tapi jelas, kejelasan harus ada,” katanya.

Gedung Rp130 Miliar yang Masih ‘Kosong’: Cermin Buram Tata Kelola Pembangunan

Bangunan kantor bupati yang semestinya menjadi simbol kemegahan dan pelayanan publik justru kini menjadi monumen yang menimbulkan tanda tanya besar.

Dari luar tampak megah, namun di dalamnya kosong dan belum layak huni. Kontras antara semangat membangun dan lemahnya perencanaan memperlihatkan wajah buram tata kelola proyek daerah.

Masyarakat pun menunggu: apakah Pansus yang akan dibentuk DPRD benar-benar menjadi jalan terang untuk mengungkap kemana larinya dana miliaran rupiah itu atau sekadar menjadi drama politik baru di Tapteng? (Jerry).

Share30Tweet19Send

Related Posts

Apel Siaga Karhutla 2026 Digelar, Pemkab Banjar Targetkan Penurunan Kebakaran Lahan Hingga 50 Persen

Apel Siaga Karhutla 2026 Digelar, Pemkab Banjar Targetkan Penurunan Kebakaran Lahan Hingga 50 Persen

by Az-Zukhairy
2 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR - Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Apel Kesiapsiagaan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan...

Sosper DPRD Kalsel di Desa Gunung Batu Jadi Ajang Serap Aspirasi, Warga Usulkan Jalan, PJU Hingga Air Bersih

Reses DPRD Kabupaten Banjar di Desa Gunung Batu, Warga Prioritaskan Jalan, Air Bersih, dan Penerangan Jalan

by Az-Zukhairy
2 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR – Berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat Desa Gunung Batu, Kecamatan Sambung Makmur, mulai dari kondisi infrastruktur jalan,...

Sosper DPRD Kalsel di Desa Gunung Batu Jadi Ajang Serap Aspirasi, Warga Usulkan Jalan, PJU Hingga Air Bersih

Sosper DPRD Kalsel di Desa Gunung Batu Jadi Ajang Serap Aspirasi, Warga Usulkan Jalan, PJU Hingga Air Bersih

by Az-Zukhairy
2 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR – Kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) yang digelar Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Komisi III Fraksi NasDem, Ahmad...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In