REDAKSI8.COM, BANJAR – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Banjar bakal semakin meriah. Desa Gunung Batu, Kecamatan [isi kecamatan], menghadirkan cara berbeda untuk menyemarakkan momentum kemerdekaan melalui DGC Season 2, turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) yang terbuka bagi tim dari berbagai wilayah se-Kabupaten Banjar.
Bukan sekadar ajang adu kemampuan bermain gim, turnamen ini dirancang sebagai ruang berkumpul bagi generasi muda sekaligus wadah untuk menumbuhkan sportivitas, kreativitas, kompetisi sehat dan mempererat silaturahmi antar komunitas esports.


Kepala Desa Gunung Batu, M. Albilaluddin, SH, mengatakan DGC Season 2 diharapkan mampu memberikan warna baru dalam perayaan kemerdekaan, khususnya bagi generasi muda yang memiliki minat di dunia olahraga elektronik.
Menurutnya, perkembangan esports saat ini membuat permainan gim tidak lagi sebatas aktivitas hiburan. Jika dikelola secara positif, kompetisi gim dapat menjadi sarana membangun kerja sama tim, kedisiplinan, strategi hingga sikap sportif dalam menghadapi kemenangan maupun kekalahan.
Semangat tersebut menjadi salah satu pesan utama yang ingin dibawa melalui DGC Season 2. ‘Kami junjung sportivitas. Kalah menang biasa,” menjadi pesan panitia kepada seluruh peserta.
DGC Season 2 dijadwalkan berlangsung dalam rangkaian kegiatan yang cukup padat. Pendaftaran peserta dibuka mulai 13 hingga 19 Agustus 2026. Sementara itu, babak puncak atau grand final akan dilaksanakan pada 21–22 Agustus 2026 dan dipusatkan di Balai Desa Gunung Batu.
Dengan waktu pendaftaran yang terbatas, calon peserta diimbau segera mempersiapkan tim terbaik mereka. Terlebih, panitia menyebut kuota peserta terbatas sehingga persaingan diperkirakan berlangsung ketat sejak babak awal. Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp50 ribu per tim.
Setiap tim diwajibkan memiliki susunan pemain lengkap sebanyak enam orang. Pertandingan menggunakan custom room, bukan tournament room, dengan akses pertandingan yang dibatasi hanya bagi pemain dan panitia.
Di tengah persaingan untuk menjadi penguasa Land of Dawn, panitia memberikan perhatian serius terhadap etika pertandingan.
Peserta dilarang melakukan tindakan toxic, menggunakan cheat, maupun mengeluarkan kata-kata kasar selama pertandingan. Ketentuan tersebut dibuat untuk memastikan kompetisi berjalan aman, tertib dan tetap menjunjung tinggi semangat persaudaraan.
Artinya, kemampuan mengatur strategi dan mengalahkan lawan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Sikap menghargai lawan, menerima hasil pertandingan dan menjaga suasana kompetisi tetap kondusif juga menjadi bagian penting dari DGC Season 2.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa esports dapat menjadi ruang pembentukan karakter apabila dijalankan dengan semangat kompetisi yang sehat.
Persaingan DGC Season 2 dipastikan semakin menarik dengan disiapkannya penghargaan bagi para peserta yang mampu menunjukkan performa terbaik.
Juara 1, 2 dan 3 berkesempatan membawa pulang hadiah, sementara pemain dengan performa paling menonjol juga akan mendapatkan penghargaan sebagai Most Valuable Player (MVP).
Materi promosi panitia turut menyebut adanya uang pembinaan dan trofi bagi para pemenang.
Kehadiran hadiah tersebut diharapkan mampu memacu peserta untuk tampil maksimal sekaligus menarik kehadiran tim-tim terbaik dari berbagai wilayah di Kabupaten Banjar.
DGC Season 2 menjadi gambaran bahwa perayaan kemerdekaan dapat dikemas melalui berbagai kreativitas yang dekat dengan kehidupan generasi muda.
Jika kegiatan olahraga tradisional dan hiburan selama ini menjadi bagian yang umum dalam perayaan HUT RI, turnamen esports menghadirkan pendekatan berbeda dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dan budaya digital.
Dari arena virtual Land of Dawn, para pemain akan membawa semangat yang sama: berkompetisi, bekerja sama, menghargai lawan dan memberikan kemampuan terbaik bagi tim masing-masing.
Bagi tim yang ingin ambil bagian, pendaftaran masih dibuka hingga 19 Agustus 2026. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi panitia melalui CP 0821-9023-6883.
Kini, pertanyaannya bukan lagi sekadar siapa yang berani turun bertanding, tetapi tim mana yang mampu menguasai Land of Dawn, mengalahkan para pesaing, dan membawa pulang trofi DGC Season 2 dari Desa Gunung Batu.



