REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Aksi badut jalanan di Kota Banjarbaru yang diduga melakukan pemalakan terhadap pelajar viral di media sosial (medsos) hingga memicu keresahan warga karena dinilai membahayakan keselamatan.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, oknum badut terlihat menghentikan pengendara, khususnya anak sekolah, dengan cara menarik kendaraan dan memaksa meminta uang.


Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby menegaskan, pihaknya akan menindak tegas aktivitas yang melanggar aturan melalui penanganan lintas instansi.
“Ya, kita proses tindak lanjut. Jika tidak mematuhi aturan, akan kita tertibkan,” tegasnya, Rabu (6/5/26).
Penanganan sendiri katanya akan melibatkan Dinas Sosial (Dinsos), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta aparat penegak hukum guna menertibkan aktivitas yang meresahkan, termasuk badut jalanan, “pak ogah”, dan tunawisma.
“Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban umum dan memastikan masyarakat, khususnya pelajar dapat beraktivitas dengan aman di ruang publik,” ujarnya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru juga memastikan akan segera melakukan tindakan konkret di lapangan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk aktif melapor jika menemukan kejadian serupa agar bisa segera ditindaklanjuti,” tutupnya.



