REDAKSI8.COM, Bandar Lampung – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jejaring dan kolaborasi strategis di bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara UIN RIL dan Bakrie Amanah, sebuah Lembaga Amil Zakat Nasional yang berada di bawah naungan keluarga besar Bakrie. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat pada agenda Bakrie Amanah Goes to Campus di Ruang Teater Lantai 2 Gedung Academic & Research Center, Rabu (12/11/2025).
Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Rektor UIN RIL, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., dan Direktur Bakrie Amanah, Setiadi Ihsan, S.Si., M.Si. Acara tersebut turut disaksikan para wakil rektor, dekan fakultas, jajaran pimpinan kampus, serta ratusan mahasiswa yang memenuhi ruangan untuk melihat secara langsung kerja sama strategis ini.
MoU ini mencakup kerja sama lintas bidang, di antaranya pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta implementasi dan literasi pengelolaan zakat. Melalui kesepakatan ini, kedua pihak sepakat mengembangkan kegiatan bersama sepertI sosialisasi dan literasi zakat bagi mahasiswa dan masyarakat, program magang dan relawan di lingkungan Bakrie Amanah, pelatihan dan peningkatan kompetensi SDM, dkolaborasi riset dan publikasi ilmiah dan pengajaran dan penyelenggaraan seminar bertema zakat, filantropi, dan pemberdayaan ekonomi umat.
Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka ruang lebih luas bagi mahasiswa UIN RIL untuk mengenal secara mendalam profesi amil zakat, serta memahami ekosistem pengelolaan zakat nasional secara profesional.
Dalam sambutannya, Direktur Bakrie Amanah, Setiadi Ihsan, mengungkapkan kekagumannya terhadap suasana lingkungan UIN RIL yang dikenal sebagai salah satu kampus paling asri dan ramah lingkungan di Lampung.
“Kegiatan ini merupakan program tahunan kami untuk memberikan literasi tentang gerakan zakat di Indonesia. Kami ingin mahasiswa memahami bahwa zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga instrumen besar untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Setiadi menjelaskan, kedatangan Bakrie Amanah ke Lampung bermula dari amanah donatur keluarga besar Bakrie untuk membantu pembangunan Masjid Raya Al Bakrie di Lampung. Pembangunan masjid megah tersebut tidak hanya menjadi simbol kemajuan syiar Islam, tetapi juga menuntut pengelolaan profesional yang melibatkan pemerintah daerah, organisasi keagamaan, hingga perguruan tinggi.
“Masjid Raya Al Bakrie bukan sekadar bangunan megah. Pengelolaannya membutuhkan sinergi banyak pihak. Dari sinilah dibentuk perwakilan Bakrie Amanah di Lampung yang menjadi pusat untuk wilayah Sumatera region 1,” tambahnya.
Selain membangun dan mengelola masjid tersebut, Bakrie Amanah juga memiliki misi khusus memperkenalkan profesi amil zakat kepada generasi muda, terutama mahasiswa di wilayah Sumatera.
Rektor UIN RIL, Prof. Wan Jamaluddin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukurnya atas kerja sama ini. Ia mengungkapkan bahwa dirinya memiliki kenangan pribadi dengan keluarga besar Bakrie sejak masa kecil, sehingga melihat berdirinya Masjid Raya Al Bakrie di Lampung menjadi momen yang sangat berarti.
“Masjid itu begitu indah dan megah. Ia bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga hadiah berharga bagi masyarakat Lampung,” ucapnya penuh haru.
Rektor berharap UIN Raden Intan Lampung dapat berperan aktif dalam memakmurkan Masjid Raya Al Bakrie, serta mendorong terwujudnya masjid sebagai pusat kegiatan sosial-keagamaan yang memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.
Lebih jauh, Prof. Wan menilai kerja sama ini merupakan peluang emas bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri, mengasah kemampuan, serta memperluas pengalaman nyata di lapangan, khususnya dalam dunia filantropi dan pengelolaan zakat.
“Peluang ini akan bermakna kalau kalian benar-benar terlibat. Pastikan kalian matching, capable, dan layak mendapatkan amanah dari Bakrie Amanah,” pesannya kepada mahasiswa yang hadir.
Ia juga mendorong mahasiswa UIN RIL untuk tidak hanya berkiprah di lokal dan nasional, namun juga berani tampil di dunia internasional melalui jalur akademik, sosial, maupun profesi amil zakat.
Sebagai institusi pendidikan tinggi Islam terkemuka, UIN RIL terus berupaya memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai lembaga nasional. Kolaborasi dengan Bakrie Amanah, termasuk rencana mempererat hubungan dengan Universitas Bakrie, menjadi langkah nyata kampus dalam memperkuat kapasitas akademik, membuka peluang magang, dan meningkatkan kompetensi SDM mahasiswa.
“Bangunlah rasa percaya diri, tingkatkan kemampuan, dan jadilah pribadi yang membawa manfaat bagi nusa dan bangsa,” tutup Prof. Wan Jamaluddin.
Kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari berbagai inisiatif baru antara UIN RIL dan Bakrie Amanah, terutama dalam memperkuat literasi zakat dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Rektor UIN RIL, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., dan Direktur Bakrie Amanah, Setiadi Ihsan, S.Si., M.Si. Acara tersebut turut disaksikan para wakil rektor, dekan fakultas, jajaran pimpinan kampus, serta ratusan mahasiswa yang memenuhi ruangan untuk melihat secara langsung kerja sama strategis ini.
MoU ini mencakup kerja sama lintas bidang, di antaranya pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta implementasi dan literasi pengelolaan zakat. Melalui kesepakatan ini, kedua pihak sepakat mengembangkan kegiatan bersama sepertI sosialisasi dan literasi zakat bagi mahasiswa dan masyarakat, program magang dan relawan di lingkungan Bakrie Amanah, pelatihan dan peningkatan kompetensi SDM, dkolaborasi riset dan publikasi ilmiah dan pengajaran dan penyelenggaraan seminar bertema zakat, filantropi, dan pemberdayaan ekonomi umat.
Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka ruang lebih luas bagi mahasiswa UIN RIL untuk mengenal secara mendalam profesi amil zakat, serta memahami ekosistem pengelolaan zakat nasional secara profesional.
Dalam sambutannya, Direktur Bakrie Amanah, Setiadi Ihsan, mengungkapkan kekagumannya terhadap suasana lingkungan UIN RIL yang dikenal sebagai salah satu kampus paling asri dan ramah lingkungan di Lampung.
“Kegiatan ini merupakan program tahunan kami untuk memberikan literasi tentang gerakan zakat di Indonesia. Kami ingin mahasiswa memahami bahwa zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga instrumen besar untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Setiadi menjelaskan, kedatangan Bakrie Amanah ke Lampung bermula dari amanah donatur keluarga besar Bakrie untuk membantu pembangunan Masjid Raya Al Bakrie di Lampung. Pembangunan masjid megah tersebut tidak hanya menjadi simbol kemajuan syiar Islam, tetapi juga menuntut pengelolaan profesional yang melibatkan pemerintah daerah, organisasi keagamaan, hingga perguruan tinggi.
“Masjid Raya Al Bakrie bukan sekadar bangunan megah. Pengelolaannya membutuhkan sinergi banyak pihak. Dari sinilah dibentuk perwakilan Bakrie Amanah di Lampung yang menjadi pusat untuk wilayah Sumatera region 1,” tambahnya.
Selain membangun dan mengelola masjid tersebut, Bakrie Amanah juga memiliki misi khusus memperkenalkan profesi amil zakat kepada generasi muda, terutama mahasiswa di wilayah Sumatera.
Rektor UIN RIL, Prof. Wan Jamaluddin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukurnya atas kerja sama ini. Ia mengungkapkan bahwa dirinya memiliki kenangan pribadi dengan keluarga besar Bakrie sejak masa kecil, sehingga melihat berdirinya Masjid Raya Al Bakrie di Lampung menjadi momen yang sangat berarti.
“Masjid itu begitu indah dan megah. Ia bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga hadiah berharga bagi masyarakat Lampung,” ucapnya penuh haru.
Rektor berharap UIN Raden Intan Lampung dapat berperan aktif dalam memakmurkan Masjid Raya Al Bakrie, serta mendorong terwujudnya masjid sebagai pusat kegiatan sosial-keagamaan yang memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.
Lebih jauh, Prof. Wan menilai kerja sama ini merupakan peluang emas bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri, mengasah kemampuan, serta memperluas pengalaman nyata di lapangan, khususnya dalam dunia filantropi dan pengelolaan zakat.
“Peluang ini akan bermakna kalau kalian benar-benar terlibat. Pastikan kalian matching, capable, dan layak mendapatkan amanah dari Bakrie Amanah,” pesannya kepada mahasiswa yang hadir.
Ia juga mendorong mahasiswa UIN RIL untuk tidak hanya berkiprah di lokal dan nasional, namun juga berani tampil di dunia internasional melalui jalur akademik, sosial, maupun profesi amil zakat.
Sebagai institusi pendidikan tinggi Islam terkemuka, UIN RIL terus berupaya memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai lembaga nasional. Kolaborasi dengan Bakrie Amanah, termasuk rencana mempererat hubungan dengan Universitas Bakrie, menjadi langkah nyata kampus dalam memperkuat kapasitas akademik, membuka peluang magang, dan meningkatkan kompetensi SDM mahasiswa.
“Bangunlah rasa percaya diri, tingkatkan kemampuan, dan jadilah pribadi yang membawa manfaat bagi nusa dan bangsa,” tutup Prof. Wan Jamaluddin.
Kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari berbagai inisiatif baru antara UIN RIL dan Bakrie Amanah, terutama dalam memperkuat literasi zakat dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.



