REDAKSI8.COM, TABALONG — Upaya menanamkan budaya membaca sejak dini terus digencarkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tabalong.
Kali ini, anak-anak TK Tunas Harapan Desa Pamarangan Kiwa, Kecamatan Tanjung, diajak belajar membaca dan bercerita melalui kegiatan story telling interaktif.
Kegiatan tersebut berlangsung bersamaan dengan kunjungan Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Selatan, Fathul Jannah, sebagai rangkaian penguatan literasi anak usia dini di Tabalong.
Pustakawan Ahli Muda Dispersip Tabalong, Fajar Kusumanto, mengatakan bahwa pendekatan story telling dipilih untuk memperkenalkan literasi dengan cara yang menyenangkan.
Selain membaca, anak-anak juga diajak berinteraksi, mendengarkan cerita, hingga mencoba menirukan tokoh-tokoh dalam cerita.
“Harapannya anak-anak semakin berkreasi dan berinovasi, serta mampu mendorong peningkatan literasi masyarakat Kabupaten Tabalong,” ujar Fajar.
Untuk mendukung kegiatan, Dispersip Tabalong juga mengerahkan Mobil Perpustakaan Keliling yang menyediakan berbagai buku anak, mulai dari dongeng, cerita bergambar, hingga bacaan edukatif.
Kehadiran layanan tersebut memberi kesempatan bagi anak-anak untuk memilih dan membaca buku yang sesuai minat mereka.
Melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan ini, pemerintah daerah berharap kebiasaan membaca dapat terbentuk sejak usia dini sehingga berdampak pada kemampuan akademik, kreativitas, dan perkembangan karakter anak di masa mendatang.



