REDAKSI8.COM, TABALONG – Pemerintah Kabupaten Tabalong resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Penandatanganan kesepakatan dilakukan oleh Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani, bersama Rektor Universitas Brawijaya, Prof Widodo, Senin (27/10/2025).
Bupati Noor Rifani menegaskan, kerja sama ini menjadi bagian dari program prioritas Tabalong Smart, yang bertujuan mencetak 1.000 sarjana sebagai kontribusi terhadap pencapaian Indonesia Unggul dan Indonesia Emas 2045.
Program ini telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tabalong.
“Kami berterima kasih kepada Rektor Unbraw dan jajaran yang telah membuka kesempatan agar putra-putri Tabalong bisa menempuh pendidikan tinggi mulai tahun 2026,” ujar Bupati, yang juga alumni Fakultas Hukum Universitas Brawijaya angkatan 1996.
Ia berharap generasi muda Tabalong dapat mengikuti jejaknya dan ikut membangun daerah melalui pendidikan tinggi.
Sementara itu, Rektor Universitas Brawijaya, Prof Widodo, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai Tabalong memiliki potensi besar baik dari segi sumber daya alam, tambang, maupun SDM.
Pihak universitas akan mendukung pengembangan pendidikan formal dan nonformal, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat di wilayah ini.
Widodo menyoroti posisi strategis Tabalong sebagai pintu gerbang menuju Ibu Kota Negara (IKN), sehingga peningkatan kualitas SDM di kabupaten ini dinilai sangat penting untuk mendukung akselerasi pembangunan regional.
“Program pendidikan tinggi ini menjadi kunci meningkatkan kualitas SDM, inovasi, dan kesejahteraan masyarakat, serta pemanfaatan sumber daya alam untuk kemakmuran rakyat,” pungkasnya.
Kerja sama ini membuka peluang bagi putra-putri Tabalong menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya mulai 2026, sekaligus memperkuat upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi generasi muda.



