REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kabupaten Tabalong mencatatkan sejarah baru dengan menjadi daerah pertama di Indonesia yang melelang aset desa secara serentak melalui Lelang Serentak Harat Banar (LSHB) 10.10, Kamis (10/10/2025), bertempat di Banjarbaru.
Dalam kegiatan ini, Pemkab Tabalong bekerja sama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kalselteng melelang 100 unit sepeda motor dan 10 unit mobil milik pemerintah daerah.
Selain itu, desa-desa turut melelang berbagai aset, seperti lemari arsip, genset, dan barang elektronik yang sudah tidak digunakan.
Kepala Kanwil DJKN Kalselteng, Tetik Fajar Ruwandari, menyatakan bahwa inisiatif Tabalong ini merupakan terobosan nasional dalam pengelolaan aset desa.
“Untuk pertama kalinya di Indonesia, lelang aset desa dilaksanakan secara serentak. Ini bukan sekadar pengelolaan aset, tetapi juga sarana mendorong ekonomi desa dan meningkatkan transparansi tata kelola pemerintahan,” ujar Tetik.
LSHB 10.10 juga menampilkan aspek inklusif, dengan melelang kain Sasirangan karya Anak Down Syndrome Kalsel, sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan kelompok difabel.
Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani, menegaskan bahwa keterlibatan daerahnya dalam lelang serentak menegaskan komitmen pemerintah untuk transparansi publik.
“Melalui Lelang Serentak Harat Banar, kita ingin menunjukkan bahwa keterbukaan adalah kunci kepercayaan. Proses yang transparan menjadi fondasi membangun integritas Pemerintah Daerah,” katanya.
H. Fani berharap lelang aset hingga tingkat desa ini menjadi momentum awal tertibnya pengelolaan Barang Milik Desa (BMD). “Selama ini desa belum pernah melelang aset yang tidak dimanfaatkan, padahal sudah tidak efisien. Semoga ini menjadi langkah awal penataan aset desa yang lebih baik,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya LSHB 10.10, Tabalong kini menjadi pelopor nasional dalam memperkuat tata kelola aset desa melalui mekanisme lelang yang transparan, terukur, dan inklusif.



