REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Dengan penuh optimisme, maskapai Air Asia resmi membuka rute penerbangan Internasional baru dari Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin menuju Kuala Lumpur, Malaysia.
Penerbangan perdana yang akan dilepas langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan itu menjadi momentum penting dalam memperluas konektivitas daerah ke pasar global.
Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhidin melalui Sekretaris Daerah (Sekda), Muhammad Syarifuddin mengatakan, masyarakat mesti turut mendukung penerbangan baru itu.
“Yang jelas jauh-jauh hari sudah kami sampaikan ke masyarakat Kalimantan Selatan untuk meramaikan penerbangan ini,” ucapnya, Senin (22/9/25).
Syarifuddin menekankan, tren perjalanan domestik menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan.
“Kita lihat data sampai bulan Juli, ada 1,49 juta perjalanan domestik. Angka ini meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya,” jelasnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu daya tarik besar bagi masyarakat karena hadirnya rute internasional, termasuk pertumbuhan wisata tercermin dari tingkat hunian hotel.
“Saat ini tingkat hunian hotel sudah lebih dari 50%, tepatnya 52%. Itu artinya Kalimantan Selatan makin diminati,” sebutnya.
Melihat dari sisi pariwisata, Syarifuddin menilai Kalimantan Selatan memiliki peluang lebih luas terbuka di berbagai sektor lain.
“Ini bukan saja untuk pariwisata, tapi juga untuk investasi dan perdagangan,” ucapnya.
Sebab, banyak potensi produk komunitas lokal yang bisa dipasarkan di Malaysia melalui jalur baru penerbangan itu, khususnya di sektor perkebunan.
“Kita tahu banyak pengusaha Malaysia yang bergerak di bidang perkebunan di Kalsel. Dengan adanya penerbangan ini, tentu peluang investasi akan semakin terbuka,” ungkapnya.
Dirinya memastikan dukungan dari para agen travel perjalanan lokal juga telah disiapkan, baik di darat maupun sungai.
Dimana hal itu, akan memperlancar wisatawan maupun investor yang datang. Bahkan penerbangan langsung ini berpotensi memperkuat hubungan budaya.
“Apalagi kita tahu ada 10 negara bagian keturunan Banjar di Malaysia. Ini adalah pasar besar bagi Air Asia,” ujarnya.
Kendati demikian, dengan adanya antusiasme Gubernur Kalimantan Selatan atas pembukaan rute ini dirinya sangat bersemangat.
“Bahkan beliau akan memimpin penerbangan perdana dari Banjarmasin ke Malaysia,” tuturnya.
Ia berharap, penerbangan itu bukan hanya membuka jalur wisata di Kalsel saja, tetapi juga menjembatani pertemuan budaya dan kerja sama ekonomi.
“Mungkin nantinya ada pertemuan dengan warga Banjar di Malaysia, sekaligus mengenalkan budaya kita,” pungkasnya.



