REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru dirikan halte portabel di Halaman Komplek Rumah Disabilitas yang berada di Jalan Trikora, Kelurahan Guntung Manggia, Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru, Rabu (17/9/25).
Hal tersebut dilakukan untuk memberikan kenyamanan pengguna Angkutan Feeder Trans Banjarbaru khususnya bagi warga disabilitas dalam mengakses sejumlah tempat.
Plt. Kasi Sarana Prasarana Dishub Kota Banjarbaru, Budiawan Bimantoro Aji mengatakan, halte portabel itu menjadi yang pertama didirikan di Banjarbaru, menyusul enam halte lainnya yang nantinya akan didirikan.
“Halte portable ini termasuk program kami di Dinas Perhubungan Seksi Sarpas yaitu pengadaan sebanyak tujuh halte portable di tujuh titik,” ujarnya.
Salah satunya yaitu halte di Rumah Disabilitas yang didirikan atas permintaan warga disabilitas yang sering menggunakan Angkutan Feeder Trans Banjarbaru.
Karena merasa terlalu jauh pada pemberhentian sebelumnya yakni di Halte Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru.
“Karena kejauhan maka kita coba fasilitasi. Alhamdulillah dibantu juga koordinasi dengan pihak Bagong ataupun Feeder Trans Banjarbaru untuk mensinkronikasi sarprasnya,” jelasnya.
Menurutnya, halte portabel yang didirikan di perumahan disabilitas itu lebih ringan, sehingga sewaktu-waktu bisa dipindahkan jika diperlukan. Sebab untuk izinnya tidak terlalu banyak.
“Kalau halte permanen itu kita izin lahannya punya siapa, ini tidak perlu memakan lahan bisa di pinggir jalan. Tapi Alhamdulillah, insyaAllah kami juga sebelum menempatkan halte portable ini sudah berizin, ada surat pemberitahuan dan surat persetujuan,” ungkapnya.
Dari penggunaan pertama halte portabel pada hari ini, pihaknya pun mengevaluasi salah satunya adalah perlu penambahakan pegangan stainless.
“Mungkin nanti kita ada tambahan pegangan stainless disisi depan atau pun memberi karpet agar tidak licin,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bagian Operasional Feeder Trans Banjarbaru, Hadiansyah menambahkan, halte portabel melayani pemberhentian angkutan feeder dengan sinkronisasi trayek 6 dan trayek 10.
“Rutenya dari halte Hj Nuriyyah, ke Pasar Bauntung, ke arah Palam Jalan Abadi III, keluar di Wengga Kuda muter di depan RSD Idaman, arah ke Rumah Disabilitas, balik lagi ke Halte Hj Nuriyyah, dan terakhir di Halte Arutmin, masuk di Embung Sidodadi balik lagi ke Hj Nuriyyah,” sebutnya.
Diwaktu yang berbeda, salah satu warga disabilitas, Munajati menyambut baik dengan dibangunkannya halte portabel di halaman Rumah Disabilitas Kota Banjarbaru.
Dengan adanya halte itu dapat memudahkan warga disabilitas untuk mengakses sejumlah tempat.
“Bagus, sangat terbantu sekali, ke pengajian biasanya naik ojek, kadang-kadang naik taksi,” tutupnya.



