REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Direktur Operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo serahkan black box pesawat helikopter BK117-D3 kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) di VIP Lanud Syamsudi Noor, Jum’at (5/9/25) pagi.
Kotak hitam tersebut berhasil ditemukan oleh tim Search and Rescue (SAR) pada Kamis (4/9/25) siang di tengah upaya evakuasi jasad korban di kawasan hutan lindung Desa Emil Baru, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Investigator Keselamatan Udara KNKT, Ony Soerjo Wibowo mengatakan, black box ditemukan tim investigas menempel di pesawat dengan posisi yang sudah terbakar.
“Masih nempel di pesawat, tapi posisinya sudah kebakar, hangus seperti itu, karena dia diikat sama baut, maka dia masih nempel di pesawat,” ujarnya saat diwawancarai.

Apabila dilihat dari gambar aslinya, black box memikili dua bagian, yaitu Cockpit Voice Recorder (CVR) dan Flight Data Recorder atau (FDR).
“Di dalamnya ada Crash Survivable Memory Unit (CSMU). Nah itu awalnya utuh kemudian terbakar, yang kontrolnya elektroniknya sama ada baterai tadi, itu terbakar habis, maka jadi terpisah,” jelasnya.
Mungkin karena berbenturan keras, membuat salah satu bagiannya menjadi terpisah, namun tidak jauh dari lokasi ditemukannya badan pesawat.
“Terpisahnya tidak jauh, mungkin sekitar tidak lebih dari 5 meter dari lokasi. Misal kalau ini helikopter, ini di kirinya dia,” katanya.
Sementara badan pesawat saat ditemukan tidak terbelah maupun pecah, melainkan ekor pesawat tertinggal di atas bukit.
Sedangkan black box itu ditemukan di badan pesawatnya tepatnya di bagian pangkal ekor, bukan di kokpit.
“Ekornya tertinggal di atas bukit, turunan bukit. dari badan helikopternya sekitar kurang lebih 100 meter, itu naik lagi. Jadi black box ikut sama badan helikopter yang kebakar itu, makanya bendanya gosong,” jelasnya.
Ony menerangkan, di dalam black box itu berisi data maupun rekaman, karena dalam kondisi terbakar maka pihaknya akan memberikan perlakukan khusus.
“Jadi nanti black box itu akan kita buka, karena pasti kabelnya terbakar. Biasanya kalau utuh, kita tinggal colok kabel, kita tarik dengan alat kita, kita download, datanya keluar,” ucapnya.
“Tapi dengan kondisi seperti ini, kosong dan sudah parah, bahkan terbelah maka nanti akan kita buka, kita ambil memorinya,” tutupnya.



