REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Disisi lain dari wajah kota yang semakin berkembang, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru resmi memulai penataan kabel udara yang selama ini semrawut dan mengganggu estetika.
Langkah awal penataan itu ditandai dengan pemotongan simbolis kabel di Jalan Panglima Batur, tepatnya di depan Kincir Angin, Kelurahan Komet pada Kamis (4/9/25).
“Hari ini kita simbolis pemotongan kabel, penataan kabel dan optik di wilayah Komet. Ini akan kita lakukan secara bertahap di Banjarbaru,” ujarnya.
Penataan tersebut katanya tidak hanya sekadar penertiban sesaat, namun proses ini akan berjalan secara berkesinambungan.
“Hari ini baru sisi kiri, nanti sisi kanan juga akan kita rapikan,” ucapnya.
Sementara Lisa menegaskan, penataan tidak hanya berfokus pada kabel, tetapi ke keberadaan tiang yang menumpuk disejumlah titik di Kota Banjarbaru.
“Diskominfo sudah sampaikan, nanti kita kemas tiang bersama supaya tidak ada banyak tiang yang berdiri sendiri,” ungkapnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Banjarbaru, Asep Saputra menambahkan, bahwa sejumlah operator sudah mulai menggunakan tiang bersama yang disiapkan Pemerintah.
“Beberapa operator sudah pakai tiang kita. Jadi ke depan tidak ada lagi penumpukan, tapi dikurangi,” jelasnya.
Bahkan, katanya Pemerintah Kota sudah menyiapkan ratusan tiang baru sebagai antisipasi.
“Sekitar 200 tiang sudah kita siapkan. Itu nanti digunakan di titik yang tidak bisa underground,” imbuhnya.
Sebagai catatan, proyek itu menurutnya bukan sekadar mengurangi kabel udara, melainkan memastikan bahwa tiang yang sudah tidak terpakai akan segera dimanfaatkan kembali.
“Kalau ini kan underground didalam perumahan, kan tidak ada underground nah itu yang menggunakan tiang bersama-sama,” tuturnya.
Demikian, Ia berharap, dengan adanya penataan kabel udara dapat memperindah wajah kota sekaligus mengurangi risiko gangguan akibat kabel semerawut yang menumpuk di ruang publik.
“Yang jelas ini akan berlanjut. Tiang-tiang yang tidak terpakai akan segera dimanfaatkan,” tutupnya.



