REDAKSI8.COM, BANJAR – Upaya peningkatan ketahanan pangan terus digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten Banjar. Salah satunya melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) olahan pangan berbasis bahan lokal yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar, Selasa (8/7/2025) kemarin di Kecamatan Martapura.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memberdayakan pelaku usaha mikro agar lebih kreatif dan mandiri dengan memanfaatkan potensi pangan lokal yang melimpah.
Kepala DKPP Kabupaten Banjar, Sipliansyah Hartani, menyampaikan bahwa Kabupaten Banjar memiliki kekayaan pangan lokal seperti singkong, jagung, pisang, talas, serta berbagai jenis umbi dan hasil pertanian lainnya yang bernilai gizi tinggi.
“Potensi ini harus kita kelola secara optimal. Melalui bimtek ini, kami ingin membekali masyarakat agar mampu mengolah bahan lokal menjadi produk yang inovatif, higienis, dan bernilai ekonomi tinggi,” jelas Sipliansyah.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga mendukung kampanye konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga di desa.
Sementara itu, Kepala Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan DKPP Banjar, Siti Hadizah, menjelaskan bahwa bimtek ini diikuti 60 peserta dari tiga wilayah, yakni Kelurahan Keraton, Desa Bincau Muara, dan Desa Murung Kenanga, masing-masing sebanyak 20 orang.
“Kami ingin peserta memiliki keterampilan dan pengetahuan baru dalam mengolah bahan lokal menjadi produk makanan yang aman, menarik, bergizi dan bisa dijual. Ini juga sebagai upaya mendorong ketahanan dan kemandirian pangan berbasis potensi desa,” ucap Siti Hadizah.
Sebagai narasumber utama, kegiatan ini turut menghadirkan Chef Harianto dari Hotel Harper Banjarmasin. Ia berbagi ilmu dan trik dapur untuk menciptakan menu olahan lokal yang bisa bersaing di pasar modern.
“Saya sangat mengapresiasi bimtek ini. Semoga hasil olahan dari bahan lokal bisa menjadi produk unggulan yang mampu meningkatkan pendapatan rumah tangga dan menjadi ikon kuliner khas Banjar,” tuturnya.
Melalui bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Banjar berharap masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga mampu menjadi produsen pangan lokal yang kreatif dan mandiri.
Tingkatkan Kompetensi SDM, PT AM Bersujud Gelar Bimtek Operator IPA
REDAKSI8.COM, TANAH BUMBU — PT Air Minum (AM) Bersujud Kabupaten Tanah Bumbu terus berkomitmen memperkuat kualitas pelayanan air bersih kepada...



