Sabtu, 4 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Jelang Pilkada, Istri Walikota Aditya Diduga Difitnah, Pegawai Vivi Zubedi: Aduin Bu Ke Allah!

Ramadhani MTD. by Ramadhani MTD.
20 September 2024
A A
Jelang Pilkada, Istri Walikota Aditya Diduga Difitnah, Pegawai Vivi Zubedi: Aduin Bu Ke Allah!

Istri Walikota Banjarbaru Vivi Zubedi (kanan) ditengarai difitnah oleh seorang oknum yang mengaku bekas karyawannya perihal penahanan ijazah dan gajih tidak sepadan, pada bisnis yang dikelola Vivi Zubedi. Foto: Redaksi8.com.

Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Vivi Zubedi, istri Wali Kota Banjarbaru, Muhammad Aditya Mufti Ariffin, ditengarai telah diserang isu liar atas tuduhan menahan ijazah karyawannya sendiri dan memberikan upah gajih tidak sepadan, di bisnis fashion yang ia kelola.

Serangan isu tersebut dianulir mengandung aroma politik, jelang penetapan Aditya sebagai calon Wali Kota di Pilkada Banjarbaru 2024.

Isu itu sudah tersebar hingga ditayangkan dalam bentuk berita di salah satu media lokal.

Bahkan sudah disebarluaskan ulang di konten akun sosial media di instagram.

LihatJuga :

SPBN Muara Kintap Bantah Tuduhan Penyelewengan BBM Bersubsidi

Menjemput Berkah Lewat Gorengan Seribu Rupiah di Jantung Kota Banjarbaru

Rektor ULM Kukuhkan 1.053 Wisudawan pada Wisuda ke-130

Ambisi Living Museum Intan Trisakti Pumpung Cempaka Cari Jalan Keluar

Dalam berita itu, Vivi panggilan akrab istri Aditya, dituduh melakukan penahanan ijazah karyawan hingga memberikan gaji yang tidak sepadan.

Meski demikian, isu yang dianggap bernada fitnah tersebut sontak membuat gerah para karyawan Vivi Zubedi.

Mereka berinisiatif menyuarakan bahwa isu yang ditimpakan kepada Vivi tidaklah benar.

Kabar tersebut bagi mereka hanyalah sekelumit dugaan fitnah ditengah-tengah panasnya perpolitikan jelang Pilkada.

Pemilik Akun Instagram Shinta Dewi, sempat memberikan semangat dan dukungan kepada Vivi, bahwa apa yang diberitakan hanya sebuah fitnah, bukanlah kebenaran.

Pun dia meminta Vivi mengadukannya kepada tuhan Allah Subhana wata’ala.

“Aduin Bu ke Allah orang orang jahat ini, wayolo dapet ga seberapa diaduinnya ke jalur langit, tenang ya buu. Kita semua yang tau, bahkan pas (saat<-red) covid pun gaji ga dipotong sama sekali, masyaallah makasih ibu,” ungkapnya kepada Vivi di sosial media Instagram.

Selanjutnya, pemilik akun bernama Baby 123 menambahkan, kabar penahanan ijazah terhadap karyawan Vivi tidaklah benar.

Malahan dia mengaku, gajih yang diterimanya selama 5 tahun bekerja di tempat Vivi, nilainya diatas upah minimun regional (UMR).

Komentar dukungan dari warganet di sosial media Instagram yang mengaku seorang karyawan dari bisnis Fashion milik Vivi Zubedi. Foto: Hasil rekam layar.

“hey mas yang paling sok tau, saya karyawan beliau! Gaji saya di atas UMR! Tidak ada ijazah yang ditahan! Saya sudah mau 5 tahun kerjasama beliau! @saifullah,” tulisnya dengan menambahkan akun nama Saifullah dipenghujung komentarnya.

Kemudian pemik akun Instagram Chaa marisza berkomentar hal yang sama. Katanya, selama 7 tahun bekerja, gajih yang diterimanya belum pernah sekalipun dibawah UMR.

“Saya 7 th (tahun<-red) di vz (Vivi Zubedii) alhamdulilah kami ga digaji di Awah (bawah<-red) UMR, bonus, omset, juga Alhamdulillah. Makmur, Bu Vivi boz paling baik yang pernah saya temui. Ibu pernah bilang kalau VZ makmur bu vii jga (juga<-red) pengen karyawannya makmur semua,” terangnya.

Komentar lain dari warganet di media sosial Instagram yang juga mengaku pegawai dari bisnis fashion Vivi Zubedi. Foto: hasil rekam layar.

Disisi lain, bantahan keras juga datang dari Legal Lawyer Vivi Zubedi, Deni. Ia mengatakan, pemberitaan yang beredar adalah hoax.

“Akun medsos yang disebutkan tak jelas dan tidak bisa dipercaya kepemilikannya. Dia bilang tidak sesuai UMR, UMR yang dimaksud berapa? Kalo memang ada slip gaji gapapa buktikan, nanti akan kita konfirmasi, kalau memang dia bekas pegawai atau pegawai VZ,” tegasnya.

Deni menyebut, pihak manajemen karyawan bersama partner itu sifatnya friendrising, dimana tanggung jawab sepenuhnya di daerah, ketika memasuki wilayah pengaturan kepegawaian di partner.

“Partner kita itu tidak hanya friendrising dengan satu merk tapi juga dengan beberapa merk lain jadi memang itu tanggung jawab dia mengatur SDM sendiri-sendiri,” lanjutnya.

Deni blakblakan memgungkap, media yang menyebar berita dugaan fitnah tersebut perlu dipertanyakan kredibilitas dan legalitas perusahaannya.

Sebab ia sendiri bingung bagaimana bisa tulisan di kolom komentar Vivi Zubedi justru dianggap sebagai hasil konfirmasi dan dimuat diberita.

“Maaf aja itu komen di postingan medsos, saya gapercaya media di Kalimantan itu justru menerimanya sebagai sumber mengatasnamakan kita. Kalau ada fakta terus kami dibelok-belokan gapapa. Tapi ini masalahnya, apa benar bekas karyawan atau memang bekerja kita juga gatau, orangnya pun gak jelas,” tandasnya.

Sebelumnya, Walikota Aditya ditempa isu liar terkait kebijakannya yang dianulir akan meratakan kawasan Minggu Raya di pusat jantung kota.

Namun ketika dikonfirmasi, Aditya mengaku tidak pernah sekalipun selama dirinya menjabat sebagai Walikota membuat kebijakan tersebut.

Diketahui, nilai UMR di Kalimantan Selatan untuk tahun 2024 ini adalah Rp3 juta 282 ribu 812 rupiah.

Dari angka itu didapat telah terjadi kenaikan sebesar Rp132 ribu 835 rupiah, atau setara dengan 4,22% dari UMR 2023 yang nilainya Rp3 juta 149 ribu 977 rupiah.

Share27Tweet17Send

Related Posts

Empat Kandidat maju di pemilihan Rektor Universitas Lambung Mangkurat 2026-2030

Empat Kandidat maju di pemilihan Rektor Universitas Lambung Mangkurat 2026-2030

by angga sasmita
1 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Panitia Pemilihan Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) periode 2026–2030 resmi menetapkan empat bakal calon yang lolos verifikasi...

Laporkan Akun Penyebar Isu ke Polda Kalsel, Khairuddin: Aktor di Balik Kasus Akan Terungkap

Laporkan Akun Penyebar Isu ke Polda Kalsel, Khairuddin: Aktor di Balik Kasus Akan Terungkap

by angga sasmita
22 Juni 2026

REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tanah Laut, H. M. Khairuddin, resmi menempuh jalur hukum terkait isu...

Warga Resah, Jaringan Pengedar Uang Palsu Rp70 Juta di Lombok Timur Digulung Polisi

Warga Resah, Jaringan Pengedar Uang Palsu Rp70 Juta di Lombok Timur Digulung Polisi

by Tim Redaksi8.com
22 Juni 2026

REDAKSI8.COM, JAKARTA — Keresahan masyarakat di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) terkait maraknya peredaran uang palsu akhirnya terjawab. Aparat...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In