REDAKSI8.COM – Keberhasilan Sekolah Sepak Bola (SSB) Cahaya Banua Jaya menjuarai Liga Pelajar Berjenjang Piala Menpora U-12 seri Provinsi Kalimantan Selatan, yang diselenggarakan oleh Fossbi Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu, mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Selain berhak mewakili Kalimantan Selatan di ajang tingkat nasional Piala Menpora U-12 di Balikpapan akhir bulan Agustus ini, tim berjuluk Laskar Macan Dahan ini juga bikin bangga Bupati Banjar lantaran SSB Cahaya Banua Jaya ini berasal dari Kabupaten Banjar.

Rasa bangga juga turut dirasakan oleh Ketua Umum Martapura FC, Mokhamad Hilman. Menurutnya, sebuah kebanggaan bagi Kabupaten Banjar mempunyai anak-anak yang bertalenta karena bisa mengharumkan Kabupaten Banjar, terlebih bisa mewakili Kalimantan Selatan untuk berlaga di level nasional.

Ia pun memiliki harapan, anak-anak berbakat di SSB Cahaya Banua Jaya bisa lebih meningkatkan prestasinya lagi, memperoleh kesuksesan dan kejayaan di level nasional.
”Bagi kami di Martapura FC, harapan kita membangun Martapura FC kemarin adalah sebagai wadah bagi pemain-pemain banua untuk bisa berkiprah di sepakbola profesional,” ungkap Hilman.
Saat ini, lebih jauh Hilman menyampaikan, komposisi pemain banua atau pemain lokal hasil dari produksi anak banua sendiri sangat terbatas. Sebagian besar slot pemain Martapura FC masih pemain-pemain yang berasal dari luar.
”Efeknya bagi sepakbola profesional, belanja pemain kita jadi lebih besar. Lima pilar pesepakbola profesional salah satunya ada supporting dari keberadaan pemain muda untuk bisa menjadi generasi penerus bagi pemain profesional tim utamanya,” bebernya kemudian.
Dari sisi kelembagaan, Hilman menyampaikan sudah mempersiapkannya. Namun karena keterbatasan yang ada, sehingga secara personal keseluruhan tim inti yang ingin ia bangun bersama Martapura FC demi kejayaan sepakbola banua belum secara keseluruhan bisa berjalan.

”Ternyata mimpi yang kami inginkan itu sudah terjawab, sebenarnya pemain-pemain muda banua seperti di SSB Cahaya Banua Jaya ini sudah mewujudkannya. Kami punya organisasinya, kami punya akses ke PSSI, anak-anak ini bersama-sama kita bina agar ke depan bisa menjadi pemain profesional di kancah sepakbola Indonesia. Harapan terbesar bahwa ada anak banua nanti yang menjadi pemain Timnas Indonesia dan mewarnai persepakbolaan nasional,” paparnya.



