REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Gema pesta Sepakbola Dunia yang bertajuk FIFA World Cup 2026 yang diadakan di 3 negara ( Amerika Serikat, Mexico, dan Canada) melibatkan 48 Tim Nasional Negara-Negara di 5 Benua, telah menularkan kemeriahannya di Amphitheatre Monumen 0 Km (Siring) Banjarmasin dalam gelaran Nonton Bareng Final Piala Dunia 2026 bersama Pemprov Kalsel Minggu (19/7/2026).
Acara nonton bareng final piala dunia yang bertajuk “Pesta Rakyat Pialan Dunia” yang digelar semenjak sore hingga dini hari itu.

Selain menampilkan panggung hiburan stand-stand bazzar dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang di galang berbagai dinas di lingkungan Pemprov Kalsel, pun dihadiri oleh Gubernur Kalsel H.Muhidin beserta jajaran Forkopimda Kalimantan selatan.
Salah satunya adalah Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Kalsel yang di stand/booth nya menyiapkan hampir 150 porsi lebih sajian makanan dan minuman gratis untuk peserta Nonbar.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Rusdi Hartono saat Ditemui di stand bazzar dinasnya mengungkapkan, Dinas Kelautan dan Perikanan antusias dan mendukung penuh acara nobar final piala Dunia tersebut sebagai bentuk kedekatan Pemprov Kalsel dengan masyarakat.
“Kami menyediakan 150 an porsi nasi kuning dengan iwak ikan laut gratis” Ujar Rusdi.
Warna merah Spanyol tampak mendominasi gelaran acara nonbar, Gubernur H. Muhidin yang tampak mengenakan jersey away warna cream el matador pun menjagokan Spanyol untuk menjadi jawara dunia.
“Jagoan saya spanyol, 2-1 untuk Spanyol, Yamal cetak gol” Ujar Muhidin.
Selaras dengan Gubernur Kalsel, Kadis Kelautan dan Perikanan Kalsel Rusdi Hartono yang tampak mengenakan jersey merah menyala la furia roja menyebutkan Spanyol bakal juara dunia.
“Juara Spanyol lah 2-1 , yang golin Yamal” Ungkap Rusdi.
Selain mereka tampak hadir juga Kapolda Kalsel Irjen. Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan dan Danrem Korem 101 Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus yang duduk semeja dengan Gubernur.
Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel H. Muhammad Syarifuddin tampak di sisi lainnya bersama jajaran Forkopimda yang mendukung Timnas Argentina.
Suasana tampak lebih meriah saat Gubernur Muhidin dan beberapa pejabat teras provinsi kalsel naik ke panggung untuk bernyanyi menghibur masyarakat peserta acara Nonbar.
Setelah selesai sesi hiburan nyanyian dan tarian, panita nonbar melakukan pengundian doorprize dengan berbagai hadiah menarik dari kipas angin hingga Kulkas untuk peserta cara nonbar yang beruntung.
Semakin larut semakin berbondong-bondong warga Banjarmasin dan sekitarnya datang memadati lokasi nonbar menjelang tayangan kick off final piala Dunia dimulai.
Pertandingan Final itu sendiri yang Mempertandingkan 2 tim ranking FIFA terbaik saat ini berlangsung seru, dimana Juara Eropa Spanyol mendominasi serangan membuat sang juara bertahan dan GOAT La Pulga nya dipaksa bertahan di area permainan Argentina.
Serangan demi serangan yang di gencarkan oleh barusan Bintang-Bintang muda Spanyol seperti Lamine Yamal, Nico Williams, Rodri dkk berulang kali membahayakan gawang Argentina yang dijaga kiper Aston Villa Emiliano Martinez.
Situasi semakin sulit bagi Argentina saat pahlawan semifinal mereka Enzo Fernandez diusir wasit di menit 90 setelah menghantam bek muda Barcelona Pau Cubarsi hingga terpelanting ke udara.
Hingga akhirnya sepakan pemain peganti Ferran Torres (menit 106) menyungkurkan Argentina 1-0 hingga peluit akhir partai Final Piala Dunia yang dipimpin oleh wasit Slavko Vincic asal Slovenia.
Torehan Pencapaian itu membuat Spanyol menambahkan Bintang Juara dunia di jersey mereka menjadi 2 bintang, dimana bintang pertama diraih setelah generasi emas Spanyol (Iniesta, Xavi, Ramos, Villa, Torres) menjuarai Piala Dunia untuk pertama kalinya bagi Spanyol di tahun 2010.
Dengan itu pula Spanyol adalah satu dari 2 negara yang bisa mengawinkan Gelar Juara Eropa dengan Gelar Juara Dunia mereka selain Perancis.



