REDAKSI8.COM – Puluhan pengurus pondok pesantren se-Kota Banjarbaru menjalin silaturahmi dengan pemerintah kota dalam rangka pembahasan kesiapan menuju tatanan kehidupan baru yang produktif serta aman dari paparan Covid-19.
Selain silaturahim, Pemko Banjarbaru juga menyalurkan sejumlah bantuan berupa uang tunai kepada puluhan Pondok Pesantren sebesar kurang lebih Rp. 300 Juta.

Menurut Walikota Banjarbaru, H. Nadjmi Adhani, Para pengurus ponpes yang menerima bantuan tunai dari pemerintah kota, lantaran dianggap turut terdampak akibat pandemi covid-19.
“Bantuan ini bersumber dari para ASN lingkup Kota Banjarbaru,” ungkapnya.
“Bantuan diberikan supaya bisa membantu meringankan beban para pengajar dan oprasional pondok-pondok pesantren selama satu bulan ke depan,” sambungnya.

Selain itu ia juga menerangkan, pemerintah sampai saat ini memastikan belum memberikan izin rekomendasi membuka ponpes. Itu dilakukan agar resiko penyebaran pandemi covid-19 bisa dihindari.
“Sebagai antisipasi jika pandemi ini masih berlanjut, kami juga meminta pihak ponpes untuk menyiapkan diri menuju tatanan kehidupan baru yang lebih produktif dan aman dari covid-19,” tandasnya.



