REDAKSI8.COM, BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan Workshop Penulisan Artikel Internasional di SAC 1 General Building ULM, Senin (6/7/2026).
Kegiatan yang dilakukan secara luring maupun daring ini menjadi upaya strategis dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dosen agar mampu menembus jurnal bereputasi Internasional, khususnya yang terindeks Scopus.
Workshop menghadirkan delapan narasumber dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki pengalaman dalam publikasi ilmiah internasional, yakni Ar. Dr. Eng. Betha Paramita, IAI, GP (Universitas Pendidikan Indonesia), Septin Puji Astuti, S.Si., M.T., Ph.D. (UIN Raden Mas Said Surakarta), Qorinah Estiningtyas, S.A., S.ST., M.Keb., Ph.D. (Universitas Padjadjaran), Dr. Ir. Rizki Armanto Mangkuto, S.T., M.T. (Institut Teknologi Bandung), Dr. Ir. Mutmainah, S.T., M.T. (UIN Alauddin Makassar), Yudhistira Kusuma, S.Pd., M.Ars. (Universitas Pendidikan Indonesia), Try Ramadhan, S.Pd., S.Ars., M.Ars. (Universitas Pendidikan Indonesia), serta Rendy Perdana Khidmat.
Kegiatan itu merupakan salah satu rangkaian agenda LPPM ULM dalam pelaksanaan The 3rd International Conference on Wetland for Sustainable Development Goals dan Seminar Lingkungan Lahan Basah yang diselenggarakan bersamaan dengan International Symposium on Sustainable Buildings, Cities and Communities 2026.
Sekertaris LPPM ULM, Dr. Ir. Yuslena Sari, S.Kom, M.Kom., IPM, menyampaikan bahwa workshop ini diikuti peserta secara luring maupun daring. Menurutnya, antusiasme peserta cukup tinggi dengan jumlah pendaftar mencapai 117 orang.
Sementara itu, Ketua LPPM ULM Prof. Sunardi, S.Si., M.Sc., Ph.D menjelaskan bahwa penyelenggaraan workshop ini merupakan bagian dari komitmen LPPM dalam mendukung peningkatan luaran penelitian dosen melalui publikasi pada jurnal bereputasi.
“Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pendampingan secara langsung mengenai strategi menulis artikel ilmiah yang baik, mulai dari penyusunan naskah hingga teknik mempublikasikannya pada jurnal bereputasi internasional. Kami menargetkan publikasi yang mampu menembus jurnal terakreditasi SINTA maupun jurnal Internasional terindeks Scopus,” ucapnya.
Hingga saat ini telah tercatat sebanyak 24 artikel yang ditargetkan terbit pada jurnal terindeks Scopus, serta 31 artikel lainnya diproyeksikan masuk pada jurnal bereputasi kuartil 2 (Q2). Pendampingan yang diberikan diharapkan dapat membantu para dosen memahami ekspektasi editor dan reviewer sehingga peluang artikel diterima publikasi semakin besar.
Melalui workshop ini, para peserta memperoleh berbagai wawasan mengenai teknik menyusun artikel ilmiah yang sistematis, memilih jurnal yang sesuai, hingga memahami proses editorial dan penilaian reviewer. Diharapkan bekal tersebut dapat meningkatkan kualitas riset dan publikasi dosen ULM sehingga semakin berkontribusi terhadap penguatan reputasi akademik universitas di tingkat nasional maupun internasional.



