REDAKSI8.COM – Bertepatan dengan Hari Kartini yang diperingati tiap tanggal 21 April, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Banjar mensosialisasikan pentingnya melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Selasa (21/4/2020).
Sosialisati tersebut dalam rangka pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) langsung di lakukan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kabupaten Banjar yang diwakili oleh Wakil ketua II, Hj Nency Oktavia Hilman Bersama Ir. H. Muhammad Fachry, MP Kepala Dinas TPH Kabupaten Banjar.

Pada kegiatan tersebut juga hadir Direktur Perusahaan Daerah Pasar Bauntung Batuah (PD PBB) Martapura Rusdiansyah. Sosialisasi tersebut dilakukan kepada pedagang bunga (kembang barenteng) mawar dan melati di pasar Martapura.
Dengan berjalan kaki, istri Sekda Banjar H. Mokhammad Hilman tersebut membagikan masker non medis dan sembako, selain itu iya juga membagikan hand sanitizer aroma bunga mawar dan melati produk olahan petani bunga di Desa Jingah Habang Ilir Kecamatan Karang Intan yang juga terdampak pendemi Covid 19, akibatnya harga bunga segarnya anjlok.

Menurut Nency, kesadaran pedagang bunga minimal memakai masker saat berjualan dipasar sudah cukup baik, namun sebagian ada yang tidak pakai masker sama sekali. Disaat pembagikan bantuan Nency juga memasangkan kepada masyarakat yang belum bisa memakai masker
“Saya tadi keliling, dan lebih banyak yang gak pakai masker. Tadi saya kasih, tapi ya ada yang tidak langsung dipakai. Katanya humap (Banjar : tak bisa bernafas dengan mudah) atau malas. Makanya saat memberi masker, sekalian saya jelaskan pentingnya masker itu,” katanya.
Dengan pembagian masker, hand sanitizer dan sembako ini, Nency berharap agar dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melawan Covid-19. Hand sanitizer ini bisa dipakai setelah dan sebelum melakukan transaksi jual beli apalagi setelah memegang uang.
Angka Pendemi Covid – 19 di Kalsel cukup mengkhawatirkan kita sehingga kami bekersajama dengan Dinas TPH Kab. Banjar “tergerak karena memang hari ini bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. Saya ingin menyampaikan bahwa perempuan juga ikut melawan Covid-19. Para dokter, perawat, surveillance dan petugas medis banyak yang perempuan. Garda yang paling depan sebenarnya adalah diri kiita sendiri, jadi semua harus sadar dan patuh,” tegasnya.



