REDAKSI8.COM, BANDAR LAMPUNG – Kerja sama akademik antara Fakultas Adab Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung www.radenintan.ac.id dan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali diwujudkan melalui kegiatan ilmiah berupa webinar nasional yang mengulas buku Historia Magistra Vitae karya Dr. Abd. Rahman Hamid, Senin (16/3/2026).
Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua perguruan tinggi yang bertujuan memperkuat kolaborasi di bidang pengembangan keilmuan, khususnya dalam kajian sejarah. Webinar tersebut diikuti 118 peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, guru, serta pemerhati sejarah dari berbagai daerah di Indonesia.

Diskusi buku ini diinisiasi oleh Koordinator Program Studi Pendidikan Sejarah UNM, Bustan, M.Pd. Gagasan tersebut kemudian mendapat respons positif dari Ketua Program Studi Sejarah Peradaban Islam UIN Raden Intan Lampung, Dr. Abd. Rahman Hamid, yang juga merupakan penulis buku Historia Magistra Vitae, serta didukung oleh penerbit Pustaka Larasan Bali.
Dalam sambutannya, Bustan menyampaikan apresiasi atas terbitnya buku tersebut. Ia menilai karya Abd. Rahman Hamid memberikan kontribusi penting bagi pengembangan literatur sejarah, khususnya bagi kalangan akademisi dan praktisi pendidikan.
Menurutnya, buku tersebut dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi pengajar sejarah, mahasiswa, maupun masyarakat yang memiliki minat terhadap kajian sejarah Indonesia.
Webinar secara resmi dibuka oleh Ketua Jurusan Pendidikan Sejarah dan Pendidikan IPS FISH UNM, Dr. Hasni, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan akademik seperti diskusi buku merupakan ruang penting bagi pertukaran gagasan dan penguatan tradisi intelektual di kalangan civitas akademika.
Ia juga mengapresiasi kesediaan penulis untuk berbagi pemikiran dan pengalaman akademiknya kepada para peserta webinar yang sebagian besar merupakan mahasiswa dan alumnus sejarah UNM.
Acara diskusi dipandu oleh Dr. Rifal, M.Hum., dosen muda UNM yang bertindak sebagai moderator. Diskusi menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Patahuddin, M.Pd., dosen senior Pendidikan Sejarah UNM, serta Nafsar, S.Pd., M.Pd., guru sejarah di SMAN 9 Gowa, Sulawesi Selatan.
Kedua narasumber memberikan ulasan kritis mengenai isi buku sekaligus menyoroti pentingnya pendekatan sejarah yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan generasi muda.
alam pemaparannya, Abd. Rahman Hamid menjelaskan bahwa buku Historia Magistra Vitae menghadirkan berbagai refleksi pengalaman kehidupan berbangsa dan bernegara yang disajikan secara kritis namun tetap mudah dipahami oleh pembaca.
Buku tersebut membahas berbagai tema penting, mulai dari perjuangan kaum muda, dinamika nilai-nilai Pancasila, makna kemerdekaan, kepahlawanan, wacana kemaritiman, hingga dinamika kebudayaan dan mozaik perjalanan sejarah Indonesia.
Hamid menyebutkan bahwa buku tersebut sengaja ditulis dengan gaya populer agar lebih mudah dipahami oleh berbagai kalangan pembaca, tidak hanya akademisi tetapi juga masyarakat umum.
“Tidak ada kejadian tanpa sebab di masa lalu. Karena itu sejarah menjadi sumber inspirasi kehidupan kita ke depan,” ujar Hamid dalam presentasinya.
Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai tanggapan dan pertanyaan dari peserta yang menunjukkan tingginya minat terhadap kajian sejarah dan refleksi kebangsaan.
Kerja sama akademik antara UIN Raden Intan Lampung dan UNM sebelumnya juga telah diwujudkan melalui kegiatan diskusi buku Makassar Mendunia karya Abd. Rahman Hamid yang digelar secara luring di Makassar pada 21 Agustus 2025.
Aementara itu, diskusi buku Historia Magistra Vitae ini juga menjadi kegiatan kedua setelah sebelumnya dibahas dalam forum daring yang diselenggarakan oleh Jurusan Ilmu Sejarah Universitas Sumatera Utara pada 11 Maret 2026.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara kedua perguruan tinggi dapat terus berkembang serta mendorong lahirnya gagasan-gagasan baru dalam pengembangan studi sejarah di Indonesia.



