Selasa, 14 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Waspada, Angin Puting Beliung Terjadi Karena Perubahan Suhu dan Jenis Awan Ini

Dema T. Chrie F. by Dema T. Chrie F.
22 Februari 2018
A A
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, Banjarbaru – Peristiwa angin puting beliung dan cuaca ekstrim yang cukup sering terjadi beberapa waktu lalu, menjadi peringatan kepada masyarakat agar selalu waspada dan mengantisipasinya.

Angin puting beliung berkaitan erat dengan fase tumbuh awan cumulonimbus, dimana terjadinya arus udara yang naik ke atas dengan tekanan yang cukup kuat di dalam awan.

Pada saat ini, proses terjadinya hujan (titik-titik air/kristal es) masih tertahan oleh arus udara yang bergerak naik menuju puncak awan.

Fase selanjutnya yaitu fase dewasa atau masak. Dalam fase ini, titik-titik air tadi tidak lagi tertahan oleh udara yang naik ke puncak awan. Hujan kemudian akan turun dan menimbulkan gaya gesek antara arus udara yang naik dan yang turun.

LihatJuga :

Menjemput Berkah Lewat Gorengan Seribu Rupiah di Jantung Kota Banjarbaru

Rektor ULM Kukuhkan 1.053 Wisudawan pada Wisuda ke-130

Ambisi Living Museum Intan Trisakti Pumpung Cempaka Cari Jalan Keluar

Banjarbaru Kian Serius Tangani Masalah Reklame

Pada fase dewasa ini, temperatur massa udara yang turun memiliki suhu yang lebih dingin dibandingkan dengan udara di sekelilingnya. Pada arus udara yang naik ataupun turun menimbulkan arus geser yang memuntir lalu membentuk pusaran. Arus udara yang berputar semakin lama semakin cepat akan membentuk sebuah siklon yang disebut dengan angin puting beliung.

BMKG Kalsel sebut daerah Tanah Laut masih rawan hujan deras dan angin kencang

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Banjarbaru, Miftahul Munir mengatakan, berdasarkan kondisi yang dipantau oleh BMKG Banjarbaru di pertengahan dan akhir bulan Februari, curah hujan akan lebih rendah dibanding dengan awal bulan Januari.

”Karena lebih rendah, ada beberapa hari yang tidak terjadi hujan. Kondisi yang tidak terjadi hujan itu yang akan mengakibatkan panas radiasi matahari tinggi, karena masih kondisi Monsun Asia dan banyak uap air, radiasi tinggi tetapi kelembaban juga tinggi, maka mudah terbentuk proses konvektif seperti awan Cumulonimbus itu,” terangnya.

Cuaca yang awalnya panas menyengat namun tiba-tiba berubah menjadi mendung dan berangin bahkan turun hujan, Miftahul menjelaskan ketika terjadi proses penguapan air, salah satu dampaknya suhu menjadi terasa gerah dikarenakan kelembaban yang cukup tinggi.

”Dari prakiraan (cuaca) yang kami lakukan dalam 10 hari terakhir, area yang masih rawan (cuaca ekstrim) itu sekitar Pelaihari, curah hujannya lebih rendah dari daerah lainnya. Cuma memang daerah mana yang rawan, itu daerah yang historisnya pernah terjadi (puting beliung). Misalnya daerah-daerah dataran yang vegetasinya kurang (homogen). Kecepatan angin di atas 40 knots, sudah masuk kriteria ekstrim,” ungkapnya.

BMKG Banjarbaru menghimbau kepada masyarakat Kalimantan Selatan agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca.

”Hujan itu biasanya disertai dengan jeda, perlu diwaspadai juga terjadinya awan konvektif tadi (Cumulonimbus), karena awan jenis ini dapat menyebabkan angin kencang (puting beliung), hujan deras atau petir. Dalam kondisi tinggi bisa terjadi hujan es. Untuk itu masyarakat perlu berlindung di dalam bangunan yang kokoh (jika terjadi angin puting beliung), jangan berlindung di bawah pohon, karena rawan tersambar petir,” himbaunya. (tim)

Share32Tweet20Send

Related Posts

Program PLN Peduli, Ubah Sampah Menjadi Harapan Melalui Bank Sampah Jolali

Program PLN Peduli, Ubah Sampah Menjadi Harapan Melalui Bank Sampah Jolali

by Ramadhani MTD.
14 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Di sudut Kota Banjarbaru, tumpukan sampah yang dahulu hanya dianggap limbah kini memiliki cerita berbeda. Melalui Program...

Mereka Akan Memerdekakan Kahung Dari Kepungan Sampah

Mereka Akan Memerdekakan Kahung Dari Kepungan Sampah

by Ramadhani MTD.
13 Juli 2026

Jalur pendakian menuju puncak Gunung Kahung setinggi 1.456 meter di atas permukaan laut (mdpl) tidak hanya menyajikan panorama hutan hujan...

Mengubah Sampah Jadi Berkah, Inovasi Warga Guntung Paikat Banjarbaru Diakui di Tingkat Nasional

Mengubah Sampah Jadi Berkah, Inovasi Warga Guntung Paikat Banjarbaru Diakui di Tingkat Nasional

by Ramadhani MTD.
13 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Pengelolaan sampah berbasis rumah tangga kini tidak lagi sekadar urusan kebersihan lingkungan, melainkan telah bergeser menjadi gerakan...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In