REDAKSI8.COM – Bagi Wakil Walikota Banjarbaru, H darmawan Jaya Setiawan, UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) menjadi salah satu dari banyaknya pihak yang merasakan dampak negatif dari wabah COVID-19. Ini disampaikannya dalam acara Banjarbaru Menyapa dengan tema pembahasan Geliat UMKM Kota Banjarbaru ditengah pandemic covid-19, Selasa (8/9).
Bertempat di Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Banjarbaru melalui Chanel akun Youtube Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Banjarbaru, menurutnya sektor UMKM Indonesia kian resah lantaran semakin lama omzet yang dihasilkan semakin menurun.
“Dimasa pandemi ini, aktivitas masyarakat di luar ruangan cenderung berkurang dan membuat pendapatan para pelaku UMKM jadi ikut merosot,” ujarnya.
Jaya menyampaikan, bagi seluruh pelaku UMKM yang ada di Kota Banjarbaru, Pemko Banjarbaru akan terus berusaha keras mengatasi dan merencanakan berbagai kebijakan untuk mendukung UMKM, seperti restrukturisasi kredit, peningkatan porsi Kredit Usaha Rakyat (KUR), relaksasi pajak, hingga pelayanan terkait ekspor-impor dan program-program yang sudah bekerja sama dengan program oke oce yang pada kesempatan yang lalu sudah disepakati.
“ttidak lain dalam usaha ini pula kami meminta kepada seluruh pelaku UMKM yang ada di Kota Banjarbaru harus dapat menyesuaikan diri dengan keadaan yang terjadi sekarang ditengah masa pandemi covid-19,” Ia Menukas.
“Kita harus sama sama berjuang untuk melawan kondisi seperti ini dengan cara tetap mematuhi prtokol kesehatan dengan benar, dengan seperti itu diharapkan masa pandemic seperti ini agar cepat berlalu,” pungkas Jaya



