REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Jasa penggilingan daging untuk bahan pentol dan bakso di Pasar Bauntung Banjarbaru mulai ramai diserbu warga usai Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Sejumlah warga terlihat memanfaatkan daging kurban untuk diolah menjadi berbagai makanan, mulai dari bakso, pentol bakar hingga campuran capcay.

Lonjakan pelanggan pun diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan seiring masih adanya proses pemotongan hewan kurban di sejumlah tempat.
Salah satu pekerja penggiling pentol di Pasar Bauntung Banjarbaru, Ali Imron mengatakan, antrean pelanggan biasanya meningkat tajam setelah Iduladha.
Namun untuk hari pertama, jumlah pelanggan masih belum terlalu banyak karena sebagian warga memilih datang beberapa hari kemudian agar tidak antre panjang.
“Biasanya ada cuma untuk hari ini kayaknya masih dibawah dari hari-hari biasa, mungkin orang-orang takut antri gitu jadi mereka tuh bisa besok atau dua hari lagi baru datang,” ujarnya, Kamis (28/5/25).
Ia menyebut, rata-rata warga membawa daging untuk di giling itu sekitar 1 hingga 2 kilogram per orang.
“Kalau hariannya kurang tau ya, tapi satu orang itu datang biasanya menggiling 1-2 kilogram,” katanya.
Ali mengatakan, jumlah pelanggan usai Iduladha bisa meningkat hingga sekitar 150 orang per hari, sedangkan pada hari biasa berkisar 100 pelanggan.
“Sekarang itu orang-orang pada tau mungkin karena takut antri juga, jadi 2 harian baru datang mereka,” ucapnya.
Di sisi lain, untuk tarif jasa, saat ini biaya penggilingan mengalami kenaikan akibat harga plastik kemasan yang ikut naik.
“Kalau ongkosnya sekarang karena plastik naik, jadi ongkosnya per kilo Rp10 ribu, kalau 5 kilo ke atas diambilnya Rp6 ribu sejak plastik naik, sebelumnya Rp5 ribu,” sebutnya.
Sementara itu, salah satu warga Loktabat Selatan, Titi mengaku, rutin menggiling daging kurban setiap tahun untuk diolah menjadi berbagai makanan di rumah.
“Menggiling pentol, karena anak-anak dirumah suka pentol. Kita giling 7 kilogram,” ungkapnya.
Menurutnya, daging gilingan lebih praktis diolah menjadi berbagai menu untum makanan keluarga, seperti bakso, capcay, pentol bakar dan lainnya.
Meski suasana di penggilingan mulai ramai, tetapi antrean di lokasi dinilai masih cukup normal.
“Nunggunya tadi sekitar setengah jam kita, karena banyak gilingan juga kan sekarang jadi ngga lama. Kalau di lebaran ini lumayan rame, besok juga masih rame. Kan hari ini masih ada yang motong sapi juga,” tuntasnya.



